AC Milan masih menjaga kesucian 100 persen di musim ini. Laju mereka mulus tanpa hambatan.
Alih-alih tersandung di laga Derby Della Madonnina kontra Inter Milan, Rossoneri sukses membungkam Nerazzurri 2-1.
Dengan hasil positif ini, Milan praktis telah mengamankan empat kemenangan beruntun di empat pertandingan pembuka Serie A sejauh ini. Menarik, sebab rentetan empat kemenangan berturut-turut ini membuka memori era kejayaan Milan di masa lampau.
Menurut catatan Opta, ini pertama kalinya Milan meraih empat kemenangan secara konsekutif sejak musim 1995/96. Saat itu Il Diavolo ditangani pelatih legendaris Italia Fabio Capello.
Lebih menarik lagi karena di edisi kala itu Milan berhasil meraih Scudetto!
Hitung-hitungan di atas kertas bisa saja keliru, namun bila mengaitkan dengan apa yang terjadi di masa kini, boleh jadi ini adalah sebuah sinyal jika Milan tengah berada di jalur untuk meraih kembali kejayaan musim ini.
Berlebihan? Terlalu dini? Memang benar, tapi...
Terakhir kali Rossoneri meraih Scudetto pada musim 2010/11, saat itu pelatihnya adalah Massimiliano Allegri. Disadari atau tidak, tim saat itu diperkuat Zlatan Ibrahimovic di periode pertama dia berada di San Siro.
Kini, legenda Swedia itu menjalani periode kedua di Milan di usia senjanya, dan yang bersangkutan belum menunjukkan tanda-tanda penurunan performa. Perlu diingat, usia Ibra saat ini 39 tahun, ya 39 tahun!
Barangkali benar apa yang pernah diucap Zlatan bahwa dirinya adalah Benjamin Button, yang mengalami perputaran umur.
Tengok saja sejak dia memulai musim 2020/21. Dari total tiga penampilannya di seluruh kompetisi, dia sudah mengemas lima gol. Empat di antaranya tercipta dalam hanya dua penampilannya di Serie A - sempat absen karena terpapar Covid-19.
imago images / LaPresseDi laga Serie A terakhirnya sebelum terinfeksi virus corona, Zlatan mengemas brace kontra Bologna. Teraktual, dia mengulangi terohen serupa di laga yang lebih bergengsi lagi, menghadapi eks timnya Inter Milan.
Sepasang gol Ibrahimovic sukses membuat sang mantan tak berdaya, 2-1. Satu-satunya gol Nerazzurri di laga itu dicetak striker andalan mereka Romelu Lukaku.
Dari yang tidak diperhitungkan di awal musim, sekarang AC Milan tampak seperti akan jadi paket kejutan yang mengancam pacuan Scudetto musim ini.
Melihat anomali di atas, siapa pun - apalagi fans Rossoneri - boleh ber-cocoklogi: jika di musim 1995/96 Milan Scudetto setelah membuka empat partai awal dengan kemenangan, dan terakhir kali mereka juara Serie A musim 2010/11 saat tim diperkuat Zlatan, maka musim ini adalah sebuah isyarat untuk mengulangi pencapaian serupa.




