Pelatih interim Real MadridSantiago Solari yakin kapten Sergio Ramos tidak sengaja menyikut bek Viktoria Plzen Milan Havel.
Keduanya terlibat dalam perebutan bola dalam duel Liga Champions, yang membuat bek Plzen tersebut berdarah pada hidungnya.
Pemain internasional Spanyol tersebut mengklaim insiden itu terjadi secara tidak sengaja, dan Solari memiliki pandangan sama.
“Ramos pria berani dan jujur,” kata Solari dalam konferensi pers jelang laga versus Celta Vigo.
“Kita semua yang main sepakbola tahu itu adalah kontak olahraga, dengan pemain berjuang merebut bola di darat dan udara. Tidak ada niat buruk.
“Tidak hidung seseorang yang lebih retak dibanding Ramos. Ia tahu dalam dirinya sendiri olahraga ini. Tidak ada niat buruk, selalu bermain adil dan ini kontak olahraga.”
Ramos banjir hujatan menyusul insiden tersebut, setelah rekaman video menunjukkan dia mendorong sikutnya ke arah lawan. Dan meski membantah telah dengan sengaja mencederai Vavel, pemain 32 tahun ini mengaku salah melakukan tekel agresif.
Ramos juga pernah terlibat dalam insiden serupa di final Liga Champions, dan duelnya dengan Mohamed Salah berujung dislokasi bahu pemain Liverpool tersebut.
Getty, Goal


