Antonio Conte punya rencana untuk memaksimalkan Christian Eriksen di peran yang lebih dalam untuk Inter Milan, meski spekulasi terus mengaitkan sang gelandang dengan kepulangan ke mantan klub Tottenham Hotspur.
Sebelumnya Eriksen disebut siap untuk meninggalkan Inter setelah CEO Giuseppe Marotta mengungkap yang bersangkutan sudah masuk daftar jual dan bisa hengkang pada Januari ini.
Beberapa laporan menyebut ia berpeluang pulang ke Spurs, di mana gelandang internasional Denmark ini berhasil mencetak 51 gol dalam 226 penampilannya di Liga Primer. Meski begitu, tampaknya masih ada harapan bagi sosok 28 tahun itu di Nerazzurri.
Eriksen sendiri tampil mengesankan ketika dimainkan di jantung lini tengah Inter dalam kemenangan mereka di Coppa Italia melawan Fiorentina pada pertengahan pekan.
Tidak ada pemain di lapangan yang mencatatkan umpan kunci lebih banyak dari dia (4), selagi Eriksen mencatat umpan komplet ke lini lawan lebih banyak dari rekan setimnya yang lain (45) dan meraih penguasaan bola tertinggi sebanyak sembilan kali.
Meski Marcelo Brozovic dimungkinkan kembali ke posisinya untuk Derby d’Italia kontra Juventus pada Senin (18/1) dini hari WIB nanti, Conte berpikir untuk memanfaatkan Eriksen di sana lebih sering.
“Kami harus mengeluarkan kemampuan terbaik dari skuad ini,” kata Conte di sesi konferensi pers. “Ini tidak terhindarkan untuk memiliki dia [Eriksen] di belakang Brozo [Brozovic] karena kami tidak memiliki pemain seperti ini dalam skuad yang bisa menjadi playmaker di depan garis pertahanan.
"Kami berusaha untuk mendapatkan yang terbaik dari Christian di posisi itu, sekalipun dia sudah pernah bermain sebagai gelandang serang dan gelandang dalam.
"Ini bagus untuk tim dan saya sendiri memiliki kesempatan untuk menggunakan tenaganya dalam peran berbeda di lini tengah."
Inter yang menempati urutan kedua diharuskan bertandang ke kandang Juve dengan memiliki keunggulan empat poin di depan pasukan Andrea Pirlo.
Tetapi Conte tidak ingin membicarakan peluang timnya merebut gelar Seire A dari rival mereka musim ini.
"Saya tidak ingin berbicara tentang favorit, kami harus sangat menghormati tim yang telah mendominasi selama sembilan tahun dan ingin terus melakukannya untuk yang kesepuluh,” katanya.
“Kami bisa melihat ke arah Juventus atas apa yang tengah mereka lakukan dan telah lakukan. Kami sendiri sudah memperpendek jarak dengan mereka tahun lalu, kami berharap dapat melanjutkan itu tahun ini."




