Bayern Munich mengalami kekalahan terburuknya di ajang DFB-Pokal pada Kamis (28/10) dini hari WIB tadi seusai takluk 5-0 di tangan Borussia Monchengladbach.
Gladbach mampu unggul cepat di menit kedua dan menjauhkan keadaan menjadi 3-0 di menit ke-21. Itu menjadi kebobolan tiga gol tercepat yang dialami raksasa Jerman tersebut di ajang piala domestik.
Di pertandingan semalam, Ramy Bensebaini dan Breel Embolo masing-masing mencetak brace untuk tim tuan rumah, sedangkan Kouadio Kone tak ketinggalan mencatatkan namanya di papan skor.
Tak Terduga
“Saya benar-benar terkejut,” kata direktur olahraga Bayern Hasan Salihamidzic kepada ARD setelah pertandingan. “Kami tak sanggup bersaing. Dalam setiap situasi mereka [Gladbach] lebih tangguh dari kami.
"Itu merupakan kegagalan kolektif. Itu tidak bisa dijelaskan. Kami tahu ini selalu sulit di Gladbach, kami mendiskusikan hal itu sebelumnya. Semuanya sulit dijelaskan, saya harus jujur."
Salihamidzic membantah bahwa absennya pelatih kepala Julian Nagelsmann, yang saat ini dalam pemulihan dari Covid-19, berpengaruh terhadap hasil tersebut.
“Tentu saja kami ingin pelatih berada di sana. Tetapi kekalahan itu tidak ada hubungannya dengan Dino, kami tak sanggup berduel sama sekali," lanjut Salihamidzic.
"Semua yang bisa salah benar-benar salah. Ini tidak ada hubungannya dengan [absennya] pelatih hari ini."
Kekalahan Bersejarah
Kekalahan Bayern menandai musim kedua beruntun mereka tersingkir dari DFB-Pokal di babak 32 besar.
Sekarang untuk pertama kalinya sejak 1994/95 dan 1995/96 Bayern gagal mencapai babak 16 besar DFB-Pokal dalam musim kompetisi berturut-turut.
Selain itu, ini adalah pertama kalinya Bayern kalah dalam pertandingan apa pun dengan selisih setidaknya lima gol sejak Fortuna Dusseldorf membantai mereka lewat skor 7-1 di ajang Bundesliga pada 1978.
Terakhir kali Bayern kebobolan lima gol atau lebih dalam satu pertandingan terjadi pada November 2019, ketika Eintracht Frankfurt mengalahkan mereka 5-1. Pelatih kepala Niko Kovac dipecat setelah hasil tersebut.




