Sandi Sute, memenuhi tuntutan yang dilakukan Kalteng Putra. Penggawa Persija Jakarta tersebut terbang ke Palangkaraya untuk meminta maaf secara langsung atas tindakannya.
Sebelumnya, Sandi membuat keputusan yang mengejutkan dengan membatalkan kontrak dengan Kalteng Putra. Padahal, pesepakbola berusia 26 tahun tersebut sudah menandatangani kontrak dan menerima uang muka sebesar 50%.
Eks Bali United tersebut memutuskan bertahan di Persija. Lantaran Sandi masih mempunyai sisa kontrak dengan Macan Kemayoran sampai akhir musim ini.
"Permintaan maaf Sandi kepada seluruh masyarakat Kalimantan Tengah, Gubernur Kalimantan Tengah dan CEO Kalteng Putra terkait kontrak. Sandi datang atas kesadaran dan inisiatif sendiri ke Palangkaraya untuk meminta maaf. CEO Kalteng Putra menghargai kedatangan Sandi dan telah memberikan maaf dan meminta Sandi untuk berhati-hati kedepannya agar tidak mengulangi kejadian seperti ini lagi. CEO Kalteng Putra mengatakan bahwa tidak ada manusia yang sempurna yang tak luput dari kesalahan. Mari kita bicara ke depan, semoga ini menjadi pembelajaran untuk kita semua dan kita ambil hikmahnya," demikian bunyi pernyataan Kalteng Putra dikutip dari Instagram miliknya.
"Orang Dayak itu pemaaf, mengedepankan musyawarah mufakat, sopan dan santun. Sandi datang baik-baik dan pulang pun baik-baik. Ayo pahari kita bersama-sama menolak hoax, anti ujaran kebencian dan Anti SARA ! Salam isen mulang....!!!"
Akibat pergi ke Palangkaraya, Sandi harus absen pada latihan perdana Persija di Lapangan Aldiron, Jakarta Selatan, Senin (7/1). Selain Sandi ada Riko Simanjuntak, Marko Simic, dan Rohit Chand yang belum gabung dalam latihan tersebut.
"Riko sudah izin ke saya bahwa tanggal 9 [Januari 2019] dia ada acara keluarga. Sute menyelesaikan administrasi, itu saja. Rohid belum ada konfirmasi. Simic pasti, sebelum charity game di Lampung, dia hadir, karena dia sangat suka acara itu," kata direktur utama Persija Gede Widiade.
a
Goal Indonesia

