Gempa berkekuatan 7,7 skala ritcher yang diikuti gelombang tsunami di Donggala kemarin sore membuat gelandang Persija JakartaSandi Darma Sute cemas memikirkan keluarganya.
Bencana alam tersebut mengakibatkan banyak bangunan roboh, serta terjangan tsunami setinggi 1,5 hingga 3 meter di pantai di Donggala dan pantai Talise di Kota Palu.
Palu merupakan tanah kelahiran Sandi. Pemain berusia 26 tahun itu mengutarakan, sejak mendengar adanya kabar gempa dan tsunami, ia langsung menghubungi keluarganya di Donggala dan Palu.
“Alhamdulillah keluarga di Donggala dan Wani dari istri selamat semua akan tetapi rumah pada hancur dihantam tsunami. Tinggal tunggu kabar keluarga di Palu dan Taipa kampung halaman, mengingat mereka belum bisa ditelepon,” ujar Sandi dilansir laman resmi klub.
“Mohon doanya buat keluarga saya, dan masyarakat Palu yang terkena gempa. Semoga dalam lindurngan Allah SWT.”
Goal Indonesia


