LIPUTAN DONI AHMAD DARI MEDAN
Gelandang PSMS Medan Dilshod Sharofetdinov akan merasakan pengalaman baru menjalani ibadah puasa di negeri orang, sehingga ia mendatangkan sang istri untuk menyambut bulan suci umat Islam ini.
Bermain di Indonesia menjadi petualangan pertama Dilshod dalam karir sepakbola profesionalnya. Menurut Dilshod, ia telah menghubungi keluarganya untuk mendampinginya sepanjang Ramadan.
“Tidak masalah, karena di Uzbekistan pun selama Ramadan tetap puasa dan latihan. Tapi kalau di Malaysia, tim saya sebelumnya [T-Team], semua liga diliburkan,” ujar Dilshod diwartakan laman Analisa.
“Istri dan anak-anak semua akan datang khusus menemani saya di bulan Ramadan. Istri yang akan memasak menu sahur. Menunya belum tahu, yang penting cukup nutrisi.”
Sementara itu, jajaran pelatih PSMS menegaskan tidak akan menggelar latihan malam hari sepanjang bulan Ramadan. Walau begitu, pelatih fisik Suwanda mengatakan, saat ini ia belum mengetahui program bagi penggawa PSMS, karena masih harus dibahas jajaran pelatih.
“Untuk bulan puasa, kami akan rembukkan dulu sama head coach [Djadjang Nurdjmana]. Biasanya jadwal latihan tetap pukul setengah lima sore. Tidak ada latihan malam, karena kalau malam metabolisme terganggu, istirahat pemain juga terganggu,” kata Suwanda.
“Durasinya lebih singkat dan dipadatkan. Intensitasnya moderate saja. Tetap maintenance yang utama.”
Suwanda menambahkan, salah satu hal yang mendapat perhatian adalah asupan gizi pemain, mengingat laga sepanjang Ramadan digelar pada malam hari.
“Pasti berpengaruh, makanya nanti saya koordinasi dengan tim manajemen. Mau tidak mau kami menyiasatinya dengan menjaga nutrisi. Jadi setelah berbuka puasa, harus benar-benar dipilih makanannya. Saya dan tim dokter akan mengontrol itu,” imbuh Suwanda. (gk-71)

