Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Djoko DriyonoRais Adnan

'Salary Cap' Bakal Diterapkan Di Liga 1


OLEH   MUHAMAD RAIS ADNAN

Liga 1 2017 bakal menjadi kompetisi tertinggi di Indonesia pada musim 2017. Sebanyak 18 klub sudah bersiap untuk menghadapi kompetisi tersebut. Termasuk melakukan perekrutan pemain.

Salah satu yang menarik adalah, diterapkannya regulasi bahwa setiap klub diperbolehkan merekrut satu pemain berstatus marquee player, yang tentunya harganya sangat mahal. Klub yang sudah merekrut pemain dunia dengan status itu adalah Persib Bandung, yang telah mendatangkan eks penggawa Chelsea FC Michael Essien.

Untuk menghindari klub-klub mengalami kolaps, PSSI pun bakal menerapkan salary cap (batas toleransi gaji pemain) untuk setiap klub di Liga 1. Ini supaya klub bisa memenuhi kewajibannya membayar gaji pemain.

SIMAK JUGA: GO-JEK Pastikan Jadi Sponsor Utama Liga 1

"Batasan salary cap sekitar Rp15 miliar," kata Joko Driyono, wakil ketua umum PSSI.

SIMAK JUGA: Menpora Minta Klub Beradaptasi Dengan Regulasi Di Liga 1

"Sedangkan gaji marquee player pengecualian. Itu tidak masuk hitungan salary cap," tambah pria asal Ngawi itu.

Menurut Joko, penetapan salary cap itu akan diresmikan saat klub melakukan pertemuan kembali dengan operator PT Liga Indonesia Baru dalam temu manajer, 29 Maret nanti. Liga 1 sendiri direncanakan mulai bergulir, 15 April nanti. Untuk kompetisi tersebut, setiap klub mendapatkan subsidi sebesar Rp7,5 miliar.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google