Legenda Manchester United Roy Keane menilai, klub kesayangannya ini akan menjalani hari-hari yang sulit di kampanye 2020/21 selama manajer Ole Gunnar Solskjaer tidak dibekali belanja pemain yang memadai di musim panas ini.
Keane, seperti diketahui, memang jadi salah satu yang cukup vokal mengkritisi The Reds Devils di masa lalu, terutama sejak pensiunnya Sir Alex Ferguson.
Pria Irlandia ini meyakini, Solskjaer tampak bakal kewalahan bersaing di musim ini mengingat aktivitas belanja klub yang terbilang minim.
United sendiri baru mendatangkan satu pemain, yakni gelandang Donny van de Beek dari Ajax di bursa transfer edisi kali ini. Digadang-gadang bakal merekrut Jadon Sancho, tapi nyatanya sampai sekarang belum ada gerak konkret dibuat United untuk merekrutnya dari Borussia Dortmund.
Kepada Sky Sports, Keane menyampaikan kekhawatirannya dengan mengatakan: "Ya, saya kira demikian [United mungkin kehilangan posisi di empat besar, yang berujung pemecatan Solskjaer]."
"Jika Anda adalah manajer Manchester United, mereka [harusnya] bisa berinvestasi di pekan depan dengan membeli satu atau dua pemain. Jika mereka tidak berinvestasi di pekan depan, maka hari-hari sulit menanti di depan mata," terang Keane.
Perihal target spesifik yang dicanangkan Solskjaer, Keane menanggapi: "Keputusan akan berbeda untuk Ole musim ini."
"Saya kira, musim lalu adalah tentang merebut posisi empat besar. Saya tahu mereka mencapai tiga semi-final, akan tetapi [target] menjadi lebih besar lagi di musim ini," jelasnya.
"Mereka tentu harus merapatkan jarak lebih dekat dengan Liverpool dan Manchester City. Total poin tidak bisa sama dengan yang telah terjadi dalam tiga sampai empat tahun terakhir," katanya lagi.
"Ole mungkin harus mendapatkan trofi. Saya kira, periode bulan madu bagi Ole tentu saja sudah berakhir dan tekanan mulai meningkat sekarang, terutama dengan penampilan seperti itu selama sepekan terakhir," tandas Keane.


