Roy Hodgson selaku manajer Inggris mengaku terpaksa mencoret Danny Drinkwater demi memberikan tempat kepada Marcus Rashford dalam skuatnya di Euro 2016.
Penyerang muda Manchester United itu, yang mencetak gol di laga debutnya dalam kemenangan 2-1 The Three Lions melawan Australia pekan lalu, merupakan salah satu dari lima striker yang dipanggil Hodgson.
Mantan kapten Inggris Alan Shearer sebelum ini mengkritik Hodgson yang justru melewatkan Drinkwater, dengan menuduh ia lebih memilih pemain yang memiliki reputasi seperti Jack Wilshere dan Jordan Henderson, padahal keduanya kerap diterpa cedera.
Namun kepada wartawan di sesi konferensi pers Rabu (1/6) jelang uji coba menghadapi Portugal di Wembley, Hodgson mencoba memberikan alasannya, dengan mengatakan: “Itu sulit untuk mencoret dia [Drinkwater].
“Seperti yang kita tahu, jika kalian melihat skema kami dua tahun ke belakang, Danny itu adalah pilihan terakhir, dalam kaitan itu [gelandang].
“Itu lantas menjadi sebuah pertanyaan apakah saya akan menyertakan ekstra penyerang atau gelandang? Dan masalah Rashford ada di situ. Dia mendapati akhir musim yang fantastis dan akan sangat menarik untuk melihatnya dalam skuat yang terdiri dari 23 nama terlepas apakah ia bisa menunjukkan kualitasnya di level yang lebih tinggi.
“Pertanyaannya tidak pernah “apakah jika kami memainkan Rashford untuk laga ini dan ia tampil baik, kemudian kami memilihnya’. Bagi kami, yang utama adalah keseimbangan skuat ketimbang X vs. Y yang bermain di posisi yang sama.
“Keseimbangannya bagus, jika ditilik dari pendekatan ofensif. Kami meyakini pertahanan adalah tugas bersama dan kami tidak bisa sekadar bergantung pada back four dan seorang kiper.
“Kami membutuhkan mobilitas tinggi dan kekuatan berlari untuk bertahan. Dengan skuat ini, mereka punya kemampuan itu. Terkadang di sebuah turnamen, para pemain yang mendapatkan cedera atau tidak dalam kondisi terbaik justru yang tampil brilian, para pemain itu terkadang menghadirkan perbedaan atau mencetak gol.
“Saya nyaman dengan pilihan saya, terlepas bagaimana kami bermain nanti, kami akan terlindungi. Sistem tidak membantu Anda menang. Para pemain lah yang membuat Anda menang.”
