Wayne Rooney, Manchester United 8-2 ArsenalGetty

"Kayak Menghina!" - Rooney Ternyata Sedih Manchester United Pernah Bantai Arsenal 8-2

Legenda Manchester United Wayne Rooney berkata tidak menikmati kemenangan 8-2 The Red Devils atas Arsenal 2011 lalu, mengakui bahwa hasil tersebut membuatnya merasa "tidak nyaman".

Rooney mencetak hat-trick di hari yang memalukan buat The Gunners itu di Old Trafford, dengan MU asuhan Sir Alex Ferguson menorehkan kekalahan terbesar Arsenal di liga sejak 1927.

Laga tersebut sama sekali tidak memancarkan sengitnya rivalitas MU dan Arsenal seperti di awal-awal karier Rooney di Old Trafford, ketika kedua klub saling gontok-gontokan berebut trofi-trofi penting.

Hasil tersebut menjadi penanda awal kian tertinggalnya Arsenal dari Setan Merah, dan bos Arsenal saat itu Arsene Wenger menyebutnya sebagai hasil yang "memalukan" buat anak asuhnya.

Bicara menjelang laga antara The Red Devils dan The Gunners yang digelar Minggu (4/9) di Old Trafford, Rooney mengaku tak menikmati kemenangan 2011 tersebut.

Dia berkata kepada Sunday TImes: "Mulai 2009, laga ini [MU vs Arsenal] tak lagi sesulit dulu."

"Pertama-tama Chelsea dan lalu [Manchester] City menjadi rival terberat kami dan Arsenal bukan lagi Arsenal yang dulu kami hadapi - bukan karena mereka tidak punya kualitas, tapi karena mereka tak lagi memiliki karakter yang sama dengan yang mereka miliki sebelumnya."

"Itu terangkum ketika kami mengalahkan mereka 8-2 pada Agustus 2011."

"Saya mencetak hat-trick, tapi kalau diingat lagi perasaan jadi campur aduk. Jujur, rasanya tidak nyaman."

"Saya cinta Wenger dan sangat menghormatinya dan melihatnya dihina fans dengan papan skor menunjukan angka 8-2, itu bukan sesuatu yang saya nikmati."

Arsene Wenger Manchester United 8-2 ArsenalGetty

"Bahkan gol Nani, ketika dia mencungkil bola melewati Wojciech Szczesny, rasanya kayak penghinaan."

Kini Arsenal akan kembali bertamu ke markas United di laga krusial Liga Primer Inggris, namun narasinya cukup berbeda.

The Gunners, kini dilatih Mikel Arteta, merupakan pemimpin klasemen sementara dengan lima hasil sempurna dan tetap akan di puncak sekalipun kalah.

Sedangkan Man United masih dalam proses bangkit dari keterpurukan musim lalu di bawah arahan Erik ten Hag, dan telah menorehkan tiga kemenangan beruntun usai dua kekalahan memalukan di awal musim 2022/23.

Iklan