Roman Abramovich ChelseaGetty Images

Penderitaan Roman Abramovich Belum Usai, Amerika Serikat Juga Bekukan Aset Sang Bos Chelsea

Drama penderitaan Roman Abramovich belum berakhir.

Setelah mendapatkan sanksi dari pemerintah Inggris, teraktual, beberapa perusahaan dana lindung nilai Amerika Serikat yang mendapat kucuran dana investasi dari tapian Rusia Roman Abramovich telah didesak untuk membekukan aset petinggi Chelsea tersebut.

Wall Street Journal melansir kabar bahwa Amerika Serikat akan bertindak tegas terhadap aset Abramovich sebagaimana yang dilakukan Inggris terhadapnya.

Seperti diketahui, Inggris memberlakukan pembekuan aset dan merilis larangan perjalanan pada sang taipan, bersama enam kolega Rusia lainnya karena hubungan mereka dengan presiden Vladimir Putin, buntut dari invasi Rusia terhadap Ukraina.

Administrator dana SS&C Globe Op menyatakan dalam sebuah pesan kepada perusahaan dana lindung nilai bahwa rekening yang dikaitkan dengan Abramovich agar diblokir dari kegiatan transaksi. Demikian yang dipelajari Wall Street Journal.

SS&C sendiri saat ini sedang memonitori situasi untuk mendapatkan panduan dari Departemen Keuangan Inggris, Kantor Penerapan Sanksi Keuangan dan Otoritas Moneter Kepulauan Cayman. Demikian dalam laporan sumber itu.

Dana lainnya juga telah mendapatkan pesan serupa.

Jumat lalu, Kanada memberlakukan sanksi terhadap lima orang Rusia termasuk Abramovich dan melarang 32 perusahaan Rusia dan entitas pemerintah menerima peralatan atau pasokan pertahanan dari mereka.

Hingga berita ini diturunkan, Chelsea sedang bertanding melawan Newcastle United di laga Liga Primer Inggris. Bagaimanapun situasi carut marutnya klub saat ini, performa anak-anak Thomas Tuchel terbilang stabil, dengan mereka mampu mengukir empat kemenangan beruntun untuk duduk nyaman di peringkat ketiga klasemen sementara.

Iklan

ENJOYED THIS STORY?

Add GOAL.com as a preferred source on Google to see more of our reporting

0