Pernyataan COO PT Liga Indonesia Baru (LIB) Tigorshalom Boboy yang menganggap PSM Makassar merupakan klub paling doyan protes direspons pelatih Robert Rene Alberts.
Rene Alberts menegaskan, mereka tidak protes, melainkan mempertanyankan komitmen PT LIB dalam menjalankan regulasi. Menurutnya, ia hanya berbicara setelah melihat kualitas lapangan di Stadion Marora.
“Saya tidak melayangkan protes. Kami mengikuti regulasi yang mereka terapkan. Kami tentunya berpatokan pada regulasi itu. Selama ini ada yang tidak mengikuti regulasi yang mereka buat sendiri. Itu tanggung jawab mereka,” cetus Rene Alberts.
“Saya sendiri tidak mengerti dengan keputusan mereka, dan ada klub tidak mengikuti regulasi yang sudah jelas-jelas tertulis dari yang mereka kirimkan kepada kami.”
“Kalau dibandingkan dengan lapangan kami, bukan stadion, saya kira cukup bangga dibandingkan dua tahun lalu. Kalau mau sepakbola lebih baik, kita harus ada lapangan yang lebih baik, karena hal pertama yang dilihat adalah lapangannya.”
Sementara itu, terkait duel melawan Persela Lamongan, Jumat (6/4), calon lawan merupakan tim bagus, sekalipun tidak diperkuat salah satu pilarnya, Saddil Ramdani. Rene Alberts pun telah menyiapkan dua opsi taktik untuk laga nanti.
“Pemain lapis kedua [Persela] juga bagus, mereka sepadan. Kami selalu melakukan evaluasi di tiap pertandingan, dan menyiapkan dua taktik sekaligus. Begitu juga saat melawan Persela,” imbuh Rene Alberts. (gk-69)



