Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, menyadari betul striker asing andalannya, Ezechiel N'Douassel, saat ini sedang terpuruk. Itu tidak terlepas dari performa buruk penyerang asal Chad tersebut saat Persib bermain imbang dengan Semen Padang, skor 1-1, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, 18 September lalu.
Pada laga itu, N'Douassel baru dimasukkan pada babak kedua. Dia pun mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol melalui titik penalti. Sialnya, dia gagal menuntaskan eksekusi penalti tersebut menjadi gol. Tak ayal, saat itu terdengar suara suporter yang meneriakkan agar dirinya dipecat dari skuad.
"Ezechiel mengalami kekecewaan karena dia gagal penalti. Kemudian reaksi dari beberapa orang juga membuat dia bingung," kata Robert.
Maka itu, dalam sesi latihan, kemarin, pelatih asal Belanda tersebut sempat memanggil N'Douassel untuk berbicara empat mata dari hati ke hati. Wejangan pun diberikan agar pemain berusia 31 tahun itu bisa segera bangkit.
"Jadi saya bicara padanya untuk memastikan dia tidak terpengaruh dengan apapun yang terjadi di luar lapangan, karena kami semua tahu Ezechiel itu kuat dan bisa melupakan itu," ucap Robert.
Robert pun mencontohkan, pemain kelas dunia seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, serta Diego Maradona juga pernah gagal dalam tendangan penalti. "Tapi setelah itu orang-orang tetap mendukung mereka. Sama seperti di sini, saya bicara pada Ezechiel bahwa dia harus punya mental yang kuat," bebernya.
N'Douassel pun diharapkan bisa kembali bangkit saat Persib dijamu Persipura Jayapura. Pertandingan kedua tim akan digelar di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Senin (23/9) mendatang.



