OLEH AHMAD REZA HIKMATYAR Ikuti @rezahikmatyar di twitter
Satu cedera serius nan mengerikan didapat gelandang andalan Hull City, Ryan Mason, dalam duel hadapi Chelsea, pada 22 Januari 2017. Benturan kepalanya dengan Gary Cahill, membuat tulang tengkoraknya retak.
Beruntung nyawa Mason terselamatkan karena dia dibedah hanya 61 menit setelah insiden. Pemain berusia 26 tahun itu mengaku sempat merasakan sensasi keluar dari tubuh dalam perjalan ke rumah sakit, serta bersyukur masih bisa hidup.
Namun setelah 13 bulan lamanya menjalani pemulihan, satu keputusan berat harus diambil Mason. Melalui laman resmi Hull, eks Spurs itu diumumkan telah putuskan untuk gantung sepatu seiring saran ahli saraf dan ahli bedah yang menangani cederanya.
Getty Images"Dengan penyesalan mendalam bahwa klub [Hull] harus mengumumkan bahwa, setelah cedera kepala yang diderita pada 22 Januari 2017, Ryan Mason akan pensiun dari sepakbola dengan segera," rilis Hull.
"Ryan telah mencari panduan dari banyak ahli saraf terkenal di dunia dan ahli bedah saraf yang kemudian menyarankannya bila kembali ke sepakbola kompetitif tidak lagi menjadi saran.
"Ryan ingin menyampaikan terima kasihnya kepada semua anggota klub yang telah membantu pemulihannya sampai saat ini dan dia berhutang budi kepada mereka atas dukungan dan belas kasih mereka selama 12 bulan terakhir," tutupnya.
Delapan klub pernah dibela Mason sepanjang kariernya, yang dimulai pada musim 2008/09 silam. Dia mencatatkan 171 penampilan di semua ajang kompeititf, lewat sumbangsih 18 gol.





