Klub Inggris Aston Villa mengumumkan pada hari Rabu ini bahwa mereka resmi mendatangkan kiper Jepang Zion Suzuki dari klub Italia Parma, dalam kesepakatan transfer permanen, sehingga memenangi persaingan untuk merekrut pemain yang sebelumnya sangat dekat untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain pada bursa transfer musim panas ini.
Paris Saint-Germain sempat nyaris merampungkan transfer Suzuki, setelah mencapai kesepakatan dengan Parma dan pihak pemain senilai sekitar 35 juta euro, namun negosiasi tersebut runtuh pada detik-detik terakhir akibat perbedaan soal keuangan.
Menurut surat kabar Prancis "L'Equipe", klub asal Paris itu memutuskan mundur dari kesepakatan setelah perwakilan sang kiper menuntut komisi tambahan yang mendekati 3 juta euro, hal yang ditolak oleh manajemen Paris, yang menganggapnya sebagai "pemerasan". Surat kabar itu menambahkan bahwa para petinggi Saint-Germain berusaha menghubungi pemain tersebut, tetapi para penasihatnya mencegahnya untuk merespons, sehingga sang juara Eropa memutuskan menutup berkas ini secara final.
Aston Villa dengan cepat memanfaatkan kandasnya negosiasi tersebut, dengan mengajukan tawaran serupa dengan yang diajukan Paris Saint-Germain, dan berhasil mendapatkan persetujuan Suzuki, sebelum akhirnya hari ini mengumumkan penyelesaian transfernya secara resmi.
Aston Villa menyatakan, dalam pernyataan melalui situs resminya, bahwa Suzuki bergabung dengan tim dengan kontrak permanen dari Parma, sembari menyebutkan bahwa kiper Jepang itu tampil bersama tim nasional negaranya di Piala Dunia 2026.
Klub itu menambahkan bahwa Suzuki, yang lahir di Amerika Serikat, tumbuh besar di kota Urawa, Jepang, dan melakukan debutnya bersama tim utama klub Urawa Red Diamonds saat berusia enam belas tahun, sebelum menjalani pengalaman singkat bersama klub Belgia Sint-Truiden, lalu pindah ke Parma, tempat ia bermain selama dua musim terakhir di Serie A Italia.
Pernyataan itu menyebutkan bahwa kiper berusia 24 tahun tersebut merupakan salah satu talenta muda paling menonjol di posisinya, dan telah menjalani 22 pertandingan internasional dengan seragam tim nasional utama Jepang, sebelum klub menutup pernyataannya dengan menyambut Suzuki dan mendoakan kesuksesan untuknya dalam perjalanannya bersama tim.
