Kegagalan Arsenal tampil di Liga Champions untuk kedua kalinya secara beruntun membuat bujet belanja mereka di bursa transfer musim panas ini terbatas.
Media-media di Inggris mengklaim, The Gunners hanya memiliki anggaran untuk bergerak di jendela transfer tak lebih dari £45 juta, angka yang tampaknya bakal membuat klub London Utara sulit mendatangkan pemain-pemain kelas wahid.
Namun, manajer Unai Emery mau tidak mau mesti melakukan perombakan di skuat, mengingat debut musim yang dijalani pria Spanyol ini bisa dibilang jauh dari kata memuaskan.
Emery hanya mampu membawa Arsenal finis di urutan kelima klasemen akhir Liga Primer Inggris lantaran loyo di minggu-minggu terakhir kompetisi, serta gagal menjuarai Liga Europa setelah ditumbangkan Chelsea 4-1 di babak puncak. Target klub masih akan sama untuk musim depan: kembali tampil di Liga Champions pada musim 2020/21 alias menuntaskan EPL sebagai top four musim ini.
Demi menunjang aktivitas transfer dengan bujet yang minim, Arsenal baru-baru ini menunjuk legenda mereka di era invincible, Edu, sebagai direktur teknik anyar.
Emery tentu berharap, gagasan-gagasan yang dituangkan sang legenda bisa menghadirkan transfer cerdas di tengah anggaran yang sempit.
RENCANA TRANSFER

Salah satu sektor yang paling butuh ditingkatkan oleh Emery adalah lini pertahanan Arsenal. Sang juru taktik beberapa kali melakukan eksperimen karena buruknya sumberdaya yang dimiliki klub di sektor satu ini.
Kurangnya stabilitas para pilar macam Shkodran Mustafi, Laurent Koscielny, Nacho Monreal dan Sokratis mendorong Emery untuk memperbaiki palang pintu tim. Arsenal butuh bek yang memiliki fisik mumpuni, tangguh dan dapat tampil konsisten.
Dengan anggaran yang terbatas, Arsenal bisa berharap mendatangkan sosok-sosok segar seperti William Saliba dari Saint-Etienne atau bek Sampdoria Joachim Andersen. Kedua pemain ini memang beberapa kali dihubungkan dengan kubu Emirates Stadium. Harga keduanya pun ditaksir kurang dari £20 juta. Namun yang menjadi hambatan, Saliba dan Andersen merupakan aset bagi masing-masing klub pemiliknya, satu hal yang mengharuskan Arsenal bekerja ekstra saat bernegosiasi.
Arsenal punya alternatif apabila gagal mendaratkan salah satu dari kedua pemain di atas. Kieran Tierney dari Celtic disebut-sebut masuk dalam radar Arsenal. Harga defender satu ini juga bisa dikatakan terjangkau. Tierney memang berposisi sebagai bek kiri, tetapi memiliki versatilitas sehingga bisa digeser ke tengah atau bahkan ke sebelah kanan.
Getty ImagesAda pun kepergian Danny Welbeck dan Aaron Ramsey setelah kontrak mereka tidak diperpanjang di musim panas ini juga harus menjadi perhatian Emery. Tetapi, sang manajer tampaknya lebih tertarik untuk mengisi kekosongan lini depan Arsenal. Wilfried Zaha santer dispekulasikan jadi incaran Meriam London.
Bahkan, manajemen Arsenal diklaim telah mengajukan tawaran £40 juta untuk striker Crystal Palace tersebut, hanya saja pinangan ini tidak membuat si klub pemilik terkesan. Tetapi, lobi-lobi transfer masih berlangsung sampai saat ini. Selain Zaha, Arsenal juga memasukkan nama winger Real Madrid Lucas Vazquez ke dalam daftar belanja. Harga pemain kelahiran Spanyol ini lebih bersahabat dibandingkan Zaha, yakni 'cuma' £30 juta.
Sementara, para pemain senior seperti Mesut Ozil, Henrikh Mkhitaryan dan Mustafi kabarnya akan dilepas di musim panas ini. Artinya, bila ini terjadi, Emery bisa mendapatkan tambahan bujet untuk membantu proyek dia dalam membangun kembali skuat first-team Arsenal jelang kampanye 2019/20 bergulir.
FORMASI & TAKTIK

Empat formasi andalan Emery sepanjang musim lalu yaitu 4-3-3, 4-2-3-1 yang bisa bertransformasi dengan menumpuk gelandang pada sistem 3-4-2-1 atau 3-4-1-2.
Keempat strategi di atas silih berganti diterapkan pria Spanyol ini dalam menjalani kampanye debutnya di Liga Primer. Di musim 2019/20, Emery agaknya tidak akan banyak mengubah pola permainan The Gunners karena para pemain incaran mereka diproyeksikan untuk menambal atau menggeser pemain sudah ada.
Tierney misalnya. Apabila jadi merapat ke Emirates, dia bisa bermain di sektor kiri pertahanan Arsenal, baik dalam skema 4-3-3 atau dalam peran trio palang pintu. Sementara, Zaha atau Vazquez, apabila Arsenal berhasil meresmikan salah satu dari keduanya, bisa mengambil peran winger kiri di sektor penyerangan Arsenal.
Untuk posisi gelandang sentral, Emery sepertinya masih lebih senang bertumpu pada duo Granit Xhaka dan Lucas Torreira. Seandainya Mesut Ozil atau Henrik Mkhitaryan benar-benar diuangkan di musim panas ini, youngster Matteo Guendouzi cukup bisa diandalkan untuk melengkapi trio gelandang sentral.
JADWAL PRAMUSIM
| Lawan | Waktu | Tempat |
| vs Colorado Rapids | 16 Juli 2019 | Dick's Sporting Goods Park, Colorado |
| vs Bayern Munich | 18 Juli 2019 | Dignity Health Sports Park, California |
| vs Fiorentina | 20 Juli 2019 | Bank Of America Stadium, North California |
| vs Real Madrid | 24 Juli 2019 | FedExField, Washington D.C |
| vs Lyon | 28 Juli 2019 | Emirates Stadium, London |
| vs Angers | 31 Juli 2019 | Stade Raymond-Kopa, Angers |
| vs Barcelona | 4 Agustus 2019 | Camp Nou, Barcelona |
Agenda pramusim Arsenal sepanjang Juli ini sebagian besar dihabiskan untuk menjalani tur Amerika Serikat, di mana mereka akan berhadapan dengan raksasa Jerman Bayern Munich dan tim lokal, Colorado Rapids. Selama di Negeri Paman Sam, Arsenal turut berpartisipasi dalam ajang tahunan International Champions Cup.
Setelahnya, Arsenal akan kembali ke London untuk tampil di hadapan publik sendiri menghadapi Olympique Lyon dalam turnamen mini bertajuk Emirates Cup. Laga ini dihelat tujuh hari sebelum Meriam London bentrok menghadapi Lionel Messi cs alias Barcelona.
KAPAN KOMPETISI DIMULAI?


