Gelandang Lille, Renato Sanches, mengaku yakin bahwa timnya dapat menjegal Paris Saint-Germain untuk meraih gelar Ligue 1 Prancis keempat beruntun.
Hingga pekan ke-28 kompetisi, Lille masih menempati puncak klasemen dengan koleksi 62 poin. Skuad arahan Christophe Galtier unggul dua poin atas PSG yang menempati urutan kedua.
Terdekat, Lille akan bertandang ke markas tim peringkat keempat, Monaco, di Stadion Stade Louis II, Minggu (14/3) pukul 23:05 WIB.
Kemenangan tentu bakal jauhkan jarak poin atas PSG sekaligus memberikan tekanan pada sang rival yang baru bertanding beberapa jam berselang untuk menjamu Nantes.
Sanches menegaskan bahwa seluruh skuad bergerak ke arah yang sama untuk merebut mahkota Ligue 1 pertama Lille sejak musim 2010/11.
"Di Liga Prancis, PSG tetap menjadi lawan yang paling berbahaya," ucap Sanches kepada L'Equipe.
“Bisakah kami menjuarai kompetisi musim ini? Kami berusaha untuk itu.”
"Tidak ada dari kami yang tidak ingin juara. Itu bagus, tapi kami masih jauh dari itu. Tapi, saya merasa tim ini mampu menggapainya. Dalam beberapa pertandingan terakhir, jika kami masih melakukan sprint dan berada di posisi yang sama, kami mungkin bisa finis di tempat teratas.”
"Kami harus mempertahankan puncak klasemen kami. Ya, ini tentu akan sulit, kami menyadari itu,” pungkasnya.
Lille jadi tim paling konsisten musim ini dengan 18 kali kemenangan, delapan seri, dan hanya kalah dua kali kalah. Gawang kiper Mike Maignan pun masih yang terminim kebobolan dengan cuma 17 gol.
Sven Botman dkk juga punya rekor oke melawan sesama tim penantang gelar. Mereka menahan imbang PSG dan Lyon pada paruh pertama musim, serta mengalahkan Monaco dan Lens.
Yang menarik, Lille akan menghadapi PSG pada babak 16 besar Piala Prancis, tengah pekan depan. Sementara di Ligue 1, keduanya bakal bersua di Parc des Princes pada 3 April mendatang.
