Manchester United masih menaruh minat untuk merekrut Adam Wharton, bintang lini tengah Crystal Palace, pada bursa transfer kali ini. Namun jalan klub Inggris tersebut menuju sang pemain menjadi semakin rumit di tengah meningkatnya tuntutan finansial dari klubnya, di samping masuknya Chelsea dengan serius ke jalur negosiasi, serta Real Madrid yang terus memantau situasi.
Michael Carrick, pelatih Manchester United, tengah mencari tambahan baru untuk lini tengah timnya, terutama setelah kepergian Casemiro, di saat cedera Manuel Ugarte turut mengurangi opsi yang tersedia baginya di posisi gelandang bertahan.
Meski United berhasil memperkuat lini tengahnya dengan merekrut Youri Tielemans dan Andre Santos, Wharton tetap menjadi opsi yang berbeda dari sisi teknis, berkat kemampuannya mengatur tempo permainan dan membangun serangan dari belakang, di samping kepemilikan kaki kiri yang istimewa yang membantunya membangun permainan di bawah tekanan.
Menurut sumber-sumber yang mengetahui pasar agen pemain, sebagaimana dikutip oleh situs "CaughtOffside", minat Manchester United untuk merekrut Adam Wharton masih ada, meski tuntutan finansial yang tinggi dari Crystal Palace hingga kini menghambat percepatan laju negosiasi.
Crystal Palace bersikeras mendapatkan sekitar 100 juta euro sebagai imbalan melepas gelandang tersebut, sebuah angka yang menjadi rintangan besar bagi Manchester United, terutama setelah klub tersebut menggelontorkan dana besar untuk memperkuat skuadnya pada bursa transfer kali ini.
Persaingan tidak terbatas pada Manchester United, sebab Real Madrid telah memantau situasi Wharton sejak beberapa waktu lalu, kendati klub Spanyol tersebut saat ini menempatkan opsi-opsi lain di lini tengah sebagai prioritas yang lebih mendesak.
Sebaliknya, Chelsea tampak menjadi pesaing paling serius bagi Manchester United dalam perburuan merekrut Wharton. Laporan terbaru menyebutkan bahwa klub London tersebut telah melanjutkan kembali pembicaraannya dengan Crystal Palace terkait sang pemain, di saat Wharton masih menjadi prioritas bagi pelatih Xabi Alonso.
Namun Chelsea juga menghadapi rintangan finansial, karena mereka lebih dulu dituntut untuk mengurangi jumlah skuadnya sebelum mengambil langkah besar berupa transfer yang nilainya bisa mencapai 100 juta euro. Meski demikian, sekadar bergeraknya Chelsea kembali memberi Crystal Palace posisi tawar yang lebih kuat, dan mengurangi peluang klub tersebut terpaksa menurunkan tuntutan finansialnya.
Mengapa Carrick membutuhkan Wharton?
Meski Manchester United telah memperkuat lini tengahnya dengan merekrut Tielemans dan Santos, kebutuhan akan seorang pemain tambahan masih tetap ada, terutama setelah kepergian Casemiro dan cedera Ugarte.
Wharton memiliki sejumlah karakteristik yang bisa menjadikannya tambahan penting bagi proyek Carrick, sebab ia unggul dalam kemampuannya menerima bola di bawah tekanan, mengendalikan penguasaan bola dari area belakang, di samping memiliki visi yang bagus yang membantunya menembus lini lawan dengan umpan-umpan akurat.
Gayanya juga bisa selaras dengan elemen-elemen yang telah ada di lini tengah, sebab kemampuan fisik tinggi pada diri Santos, di samping potensi Tielemans dan Kobbie Mainoo, memberikan opsi taktis yang lebih luas bagi tim pelatih.
Kemampuan Wharton membangun permainan dari belakang dan mengendalikan tempo pertandingan bisa memberikan gelandang lainnya ruang yang lebih besar untuk maju dan ikut serta di sepertiga akhir daerah serang.
Getty Images
100 juta euro: rintangan terbesar bagi United
Masalah utama bagi Manchester United tidak terkait dengan kemampuan teknis Wharton, melainkan dengan nilai finansialnya yang tinggi.
Membayar sekitar 100 juta euro untuk mendapatkan seorang gelandang baru, setelah investasi besar di posisi ini, akan menjadi komitmen finansial yang sangat besar, terutama karena klub masih membutuhkan penguatan di posisi lain, terutama posisi penyerang dan bek kiri.
United perlu mencapai keseimbangan antara keinginannya untuk merekrut seorang pemain yang memiliki potensi besar dalam jangka panjang, dengan keharusan untuk tidak menguras anggarannya dalam satu transfer.
Selain itu, masuknya kembali Chelsea ke jalur negosiasi tidak memberi Crystal Palace alasan nyata untuk mundur dari tuntutannya, bahkan bisa mendorong mereka untuk semakin bersikeras pada harga yang telah ditetapkan untuk sang pemain.
Real Madrid: kartu yang bisa mengubah keseimbangan
Di samping Chelsea, Real Madrid menjadi faktor lain yang menambah kerumitan perburuan merekrut Wharton. Klub Spanyol tersebut telah memantau sang pemain sejak beberapa waktu lalu, dan meski lini tengah bukanlah prioritas yang paling mendesak baginya saat ini, gerakan terlambat dari Real Madrid bisa mengubah kalkulasi semua pihak.
Jika Real Madrid memutuskan masuk dengan serius dalam transfer ini, Manchester United bisa mendapati dirinya menghadapi persaingan tiga arah untuk seorang pemain yang mendapat perhatian sejumlah klub besar Eropa. Kehadiran klub Spanyol tersebut dalam peta persaingan juga bisa memengaruhi keputusan sang pemain itu sendiri, terutama jika ia menerima tawaran dari Real Madrid pada tahap lanjut negosiasi.
Michael Carrick dan timnya tidak bisa membuang banyak waktu dalam mengejar Wharton, namun pada saat yang sama klub tidak seharusnya membiarkan penawaran atas transfer ini berlangsung tanpa batasan yang jelas.
Tidak diragukan lagi bahwa Wharton merupakan opsi yang sangat baik untuk jangka panjang, dan ia bisa menjelma menjadi pemain sentral yang dibutuhkan Carrick untuk menata lini tengah Manchester United, berkat kemampuannya mengendalikan tempo permainan, membangun serangan, dan menciptakan peluang dari belakang.
Namun merekrutnya dengan harga sekitar 100 juta euro, di tengah kebutuhan tim lainnya, akan menjadi keputusan finansial yang sangat penting. Karena itu, skenario terbaik bagi Manchester United tampaknya adalah terus menekan demi merampungkan transfer ini, dengan tetap berpegang pada batas finansial yang jelas dan tidak terseret ke dalam lelang yang bisa mendorong klub menawarkan jumlah yang berlebihan.
Dengan Chelsea yang terus melancarkan pergerakannya, dan Real Madrid yang memantau situasi, perburuan Adam Wharton berpeluang menghadirkan lebih banyak perkembangan, dan Manchester United bisa mendapati dirinya dituntut untuk segera menentukan sikap sebelum transfer ini berubah menjadi pertarungan finansial terbuka.
