Real Madrid Patut 'Ngeri-Ngeri Sedap' Jumpa Chelsea, Kenapa?

Real Madrid Vs Chelsea record
Real Madrid Vs Chelsea record
Real Madrid punya sejarah mengerikan setiap kali berjumpa dengan Chelsea. Bisa jadi The Blues itu momok atau hanya karena kurangnya keberuntungan.

Tak ada yang akan membantah status Real Madrid sebagai Raja Eropa. Dengan 13 trofi berjejer di kabinet, membuat mereka tercatat sebagai peraih gelar Liga Champions terbanyak dibanding seluruh tim di Eropa.

Peluang untuk menambah koleksi itu terbuka lebar seiring Los Blancos kini telah mencapai fase semi-final usai menendang juara Liga Champions 2019 Liverpool dengan kemenangan agregat 3-1.

Namun, ada satu fakta menggelitik dari keberhasilan pasukan Zinedine Zidane menembus fase empat besar.

Di tahapan ini, Madrid akan meladeni Chelsea. Sekilas, beberapa pihak mungkin bisa berargumen bahwa anak-anak ibu kota Spanyol punya kapabilitas untuk melalui rintangan dari raksasa Liga Primer Inggris itu.

Akan tetapi, perlu diketaui bahwa ternyata Madrid tak pernah bisa mengalahkan Chelsea dari seluruh pertemuan mereka sebelumnya. Demikian rekor yang dicatat oleh Opta .

Tiga kali sudah kedua tim bentrok, di mana Madrid harus menelan dua kekalahan dan sekali imbang. Entah karena dewi fortuna tidak berpihak pada Los Merengues , atau The Blues adalah momok.

Kabar buruknya, rupanya sejarah mencatat bahwa Madrid paling sering tidak berhasil meraih kemenangan kala menghadapi Chelsea dibandingkan jumpa dengan tim mana pun.

Berangkat dari fakta ini, Madrid kiranya patut merasa 'ngeri-ngeri sedap' mendapati diri mereka harus melalui lebih dulu tantangan Chelsea sebelum berusaha merebut trofi ke-14 Liga Champions musim ini.

Dalam konferensi pers selepas pertandingan kontra The Reds , Zidane tak mengelak anggapan Chelsea bakal jadi mimpi buruk bagi Madrid di babak empat besar.

"Masih ada banyak laga yang harus kami lalui sebelum melawan Chelsea. Tapi benar, ini akan jadi pertandingan yang sangat sulit bagi kami. Kami akan istirahat sejenak, lalu mencermati semi-final ini," ulas Zidane. 

Casemiro, gelandang tangguh Madrid, juga melihat pertemuan dengan Chelsea membuat timnya tak bisa menatap lebih jauh Liga Champions musim ini. Dalam pandangannya, klub London polesan Thomas Tuchel kian meningkat pesat.

"Chelsea telah meningkat dengan segala prestasi yang dimilikinya. Mereka tim yang punya pemain-pemain hebat di level tertinggi. Ini adalah pertandingan 50-50, tidak ada yang favorit. Siapa yang melakukan kesalahan sedikit dan bisa memanfaatkan setiap detail di laga dengan tepat, maka akan memenangkannya," urainya.

real madrid chelsea 15102017

Konsentrasi Madrid dipastikan akan bercabang mengingat mereka juga sedang dalam pertarungan panas untuk mencaplok gelar La Liga Spanyol dua musim berturut-turut. 

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Konstelasi persaingan La Liga saat ini melibatkan tiga kuda pacu di klasemen: Atletico [ke-1], Madrid [ke-2]  dan Barcelona [ke-3], di mana dua tim pertama terpisah jarak dua poin, sementara Barca tertinggal dua angka dari posisi pertama dan satu angka dari spot runner-up .

Titel La Liga jelas punya derajat yang tinggi, tapi raihan gelar Liga Champions juga punya prestise tersendiri, apalagi ini akan jadi koleksi ke-14 Madrid jika berhasil memenangkannya.

Bagaimanapun, Madrid harus lebih dulu menyudahi kutukan jumpa Chelsea sebelum menatap pemenang di laga antara PSG dan Manchester City untuk kemudian berduel di babak puncak. 

Tutup