Tim sepakbola Desa Rappang, Sidrap, Sulawesi Selatan, berhasil menjuarai Liga Desa Nusantara seri Nasional 2018. Itu setelah, mereka menaklukkan tim dari Desa Cukanggalih, Tangerang, Banten, lewat adu penalti dengan skor akhir 4-1, di Lapangan Bonex Legok, Kabupaten Tangerang, Jumat (30/11).
Dengan hasil ini, Rappang selaku juara berhak mendapatkan trofi dan uang pembinaan sebesar Rp50 juta. Sementara Cukanggalih mendapatkan uang pembinaan Rp40 juta.
Turnamen ini diselenggarakan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Diharapkan, dengan adanya turnamen ini bisa memberikan pengalaman bertanding bagi para pemain muda yang berpartisipasi. Ajang ini memang diikuti oleh para pemain yang berusia di bawah 20 tahun.
Turnamen ini dilaksanakan sejak 28 hingga 30 November 2018 yang terbagi dalam tiga grup. Pertandingan telah digelar di empat lapangan wilayah Tangerang. Yakni, Lapangan Bonek Legok, Lapangan Cijantra Pagedangan, Lapangan Persimura Pagedangan dan Lapangan dari Stadion Utama Bojong Nangka, Kelapa Dua.
Liga Desa tahun ini diikuti oleh 12 tim dari 12 provinsi di Indonesia. Di antaranya Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara dan NTT (Nusa Tenggara Timur).
"Fokusnya untuk membangun generasi muda yang kuat dalam talenta sepakbola dan menjadi cikal bakal pembentukan tim di level yang lebih tinggi. Saya ucapkan selamat kepada kesebelasan yang juara, terus berlatih dan raih prestasi, " ujar Taufik Madjid, dirjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa setelah laga final.
Kemendes nantinya akan berkoordinasi dengan PSSI untuk menyelenggarakan ajang serupa dengan melibatkan kesebelasan dari seluruh provinsi di Tanah Air.
Berikut daftar pemenang Liga Desa Nusantara 2018:
1. Juara 1: Desa Rappang, Kab Sidrap, Sulsel. Mendapatkan uang pembinaan Rp 50 juta.
2. Juara 2: Desa Cukanggalih, Tangerang, Banten. Mendapatkan uang pembinaan Rp 40 juta.
3. Juara 3 bersama: Kesebelasan dari Jawa Tengah dan Jawa Barat. Mendapatkan uang pembinaan Rp30 juta.
4. Top Skor: Rahmat Iskandar dari Jawa Barat, dengan 3 gol dari empat pertandingan. Mendapatkan uang pembinaan Rp5 juta.
5. Pemain terbaik: Adi Smantri dari Banten. Mendapatkan uang pembinaan Rp5 juta.
6. Tim fair-play: Kesebelasan Desa Sibak, Bengkulu. Mendapatkan uang pembinaan Rp5 juta.
Goal Indonesia