Mitra Kukar harus menelan hasil mengecewakan di kandang sendiri pada pekan ke-24 Liga 1 2018. Itu setelah, mereka kalah telak 4-1 dari PSM Makassar, di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, Minggu (7/10).
Pelatih Mitra Kukar, Rahmad Darmawan (RD), mengakui tim Juku Eja pantas menang pada laga ini. Apalagi jika melihat para pemainnya yang banyak melakukan kesalahan mendasar.
"Kami mengawali laga dengan suatu kesalahan pada menit-menit awal yang membuat shock (kaget)," kata RD.
"Makassar bermain sangat efektif. Mereka melakukan pressure dengan bagus di sepertiga lapangan tengah. Selamat untuk PSM, mereka pantas mendapatkannya," tambahnya.
Sementara itu, mantan pelatih Sriwijaya FC ini juga memberikan pembelaan terkait timnya yang tetap bisa memainkan Septian David Maulana. Padahal, Septian semestinya sudah bergabung ke tim nasional (timnas) Indonesia untuk persiapan uji coba internasional melawan Myanmar, 10 Oktober nanti.
Sebelumnya, pelatih PSM, Robert Rene Alberts, juga mengkritik hal tersebut. Itu lantaran pihaknya di saat yang sama juga tak bisa memainkan bek andalan, Abdul Rahman, karena harus memenuhi panggilan timnas, kemarin.
"Coba tanya surat masuk enggak hari ini (kemarin) ke (manajemen) Mitra Kukar. Belum ada. Bahkan kami baru dikasih tahu melalui telepon untuk Bayu (Pradana), hari ini (kemarin). Semuanya kan (butuh) surat," jelas RD.
"Dan tolong dimengerti, PSM saya rasa baru hari ini (kemarin) lah yah, satu pemain dipanggil (Abdul Rahman). Kami dari Asian Games sampai hari ini (kemarin) ada empat pemain," tambah mantan pelatih timnas Indonesia U-23 itu.
Empat pemain yang dimaksud RD adalah Bayu Pradana, Septian David, serta dua pemain yang memperkuat timnas Indonesia U-19, Muhammad Luthfi Kamal Baharsyah dan Muhammad Rafli Mursalim.
"Luthfi pun di saya itu pemain inti," tuturnya.
Goal Indonesia


