Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
France v Spain: Semi Final - FIFA World Cup 2026Getty Images Sport

Diterjemahkan oleh

Pukulan telak di Piala Dunia... Bintang Arsenal diperkirakan absen selama 5 bulan

Arsenal mendapat pukulan telak setelah bek asal Prancis mereka, William Saliba, mengalami cedera baru saat membela timnas negaranya melawan Spanyol di semifinal Piala Dunia 2026, di tengah kekhawatiran bahwa ia akan absen dalam waktu lama yang bisa mencapai 5 bulan.

Saliba meninggalkan lapangan hanya sekitar 30 menit setelah pertandingan dimulai, yang berakhir dengan kekalahan timnas Prancis 2-0 pada Selasa lalu, setelah ia tidak mampu melanjutkan pertandingan akibat cedera punggung. Hal ini semakin memperkuat kekhawatiran mengenai kondisi fisiknya menjelang dimulainya musim baru.

Kekhawatiran akan absen hingga Desember

Menurut surat kabar Prancis L’Équipe, Arsenal khawatir bek internasionalnya itu akan absen dari lapangan selama 4 hingga 5 bulan, yang berarti ia mungkin tidak bisa bermain hingga Desember mendatang.

Surat kabar tersebut menambahkan bahwa sang pemain kini kemungkinan akan menjalani operasi untuk mengatasi masalah kronis yang dideritanya di punggung, dalam upaya mengakhiri krisis yang telah mengganggunya selama beberapa bulan terakhir.

Jurnalis Prancis Julien Lawrence juga mengungkapkan bahwa Saliba terdengar mengatakan setelah cedera: “Punggungku sudah habis,” merujuk pada tingkat penderitaan yang dialaminya selama pertandingan.

Cedera tanpa adanya kontak

Cedera Saliba terjadi dalam sebuah insiden yang tidak melibatkan intervensi apa pun dari para pemain Spanyol; bek Arsenal itu terjatuh di lapangan dan langsung memberi isyarat kepada staf pelatih untuk diganti, saat Prancis sedang tertinggal satu gol tanpa balasan.

Pemain tersebut meninggalkan lapangan dengan perlahan, ditopang oleh dua anggota tim medis timnas Prancis, sebelum pelatih Didier Deschamps memasukkan bek Crystal Palace, Maxence Lacroix, sebagai penggantinya, bersama dengan Dayot Upamecano.

Penderitaan timnas Prancis semakin bertambah setelah Pedro Porro mencetak gol kedua untuk Spanyol, yang membawa “La Roja” ke final, di mana mereka akan menghadapi Argentina.

Baca juga:

Kekalahan yang tak pernah terjadi selama 40 tahun... Kekalahan bersejarah Prancis setelah tersingkir oleh Spanyol

Cedera yang mengganggunya sepanjang musim

Saliba merupakan salah satu pemain kunci Arsenal selama musim 2025-2026, dan berkontribusi besar dalam membawa tim tersebut meraih gelar Liga Primer Inggris untuk pertama kalinya dalam 22 tahun.

Ia juga memainkan peran sentral dalam perjalanan Prancis di Piala Dunia, meskipun terus menderita cedera punggung, yang membuat staf pelatih memutuskan untuk mengistirahatkannya dalam pertandingan terakhir melawan Norwegia di babak penyisihan grup setelah memastikan lolos ke babak selanjutnya.

Tim medis timnas Prancis terus memantau kondisinya sepanjang turnamen, dalam upaya mengelola cedera tersebut dan meminimalkan dampaknya.

Saliba: Saya memaksakan diri

Bek Prancis tersebut mengakui selama turnamen Piala Dunia bahwa ia telah bermain selama beberapa bulan sambil menahan rasa sakit di punggungnya.

Ia berkata: “Saya mengalami beberapa masalah ringan selama beberapa bulan terakhir, dan saya memaksakan diri karena pertandingan Liga Champions dan kompetisi Liga Inggris.”

Ia menambahkan: “Staf pelatih menangani kondisiku dengan sangat baik. Piala Dunia hanya digelar sekali dalam empat tahun, jadi kamu harus memaksakan diri.”

Ia menutup pernyataannya dengan mengatakan: “Saya memang tidak dalam kondisi fisik terbaik 100%, tetapi ada banyak pemain lain yang juga ikut bertanding meski belum sepenuhnya siap, dan hal itu tidak bisa dijadikan alasan.”

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google