Seorang fan Birmingham City yang menjadi pelaku pemukulan kapten Aston Villa, Jack Grealish dalam lanjutan Divisi Championship menerima hukuman penjara selama 14 pekan.
Pelaku, yang diketahui bernama Paul Mitchell, berlari masuk lapangan saat laga Derbi Birmingham baru berjalan sepuluh menit dan memukul kepala Grealish dari belakang.
Mitchell, 27, mengakui perbuatannya tersebut dalam proses persidangan yang digelar di Pengadilan Magistrasi kota Birmingham, Senin (11/3).
Pengacaranya menjelaskan bahwa kliennya tidak bisa memberi penjelasan lebih rinci terkait kejadian tersebut.
"Niat awalnya yang bodoh adalah hanya masuk lapangan dan menciptakan keributan," bela Vaughn Whistance selaku pengacara.
Mitchell juga diharuskan membayar denda sebesar £350 serta mendapat larangan untuk menghadiri pertandingan sepakbola di mana pun di wilayah Kerajaan Britania Raya dan Irlandia Utara (UK) selama 10 tahun.
Denda £350 tersebut mencakup klaim £100 sebagai kompensasi kerugian yang dialami Grealish karena "rasa sakit, tidak nyaman dan syok."
Sang gelandang Aston Villa tetap bisa melanjutkan permainan di St Andrew's dan kemudian menjadi pencetak gol kemenangan timnya pada menit ke-67.
Mitchell, yang merupakan pekerja di sebuah bar, mengklaim bahwa tidak sedang dalam pengaruh alkohol saat menerobos masuk lapangan dan memukul Grealish.
"Saya hanya bisa merasakan betapa beruntungnya saya dalam insiden ini," ungkap Grealish. "Mungkin bisa menjadi lebih buruk apabila suporter memiliki semacam senjata."





