Footer - Liga 1Goal Indonesia

PSSI Tak Ragu Kasih Bukti Ke Satgas Anti Mafia Bola

Sekjen PSSI Ratu Tisha, kembali memenuhi panggilan Satgas Anti Mafia Bola. Ia pun menyebutkan pihaknya siap memberikan data-data terkait adanya dugaan match-fixing di kompetisi nasional.

Satgas Mafia Bola memang sedang gencar melakukan penyelidikan tentang match-fixing yang ada di sepakbola tanah air. Sejauh ini empat orang ditetapkan sebagai tersangka dan sudah mendekam di penjara.

Keempat orang tersebut adalah anggota komite (Exco) PSSI Johar Lin Eng, anggota nonaktif komite disiplin Dwi Irianto, mantan anggota komite wasit Priyatno, hingga wasit futsal Anik Yuni Artika.

Usai diperiksa Tisha mengatakan Satgas Anti Mafia Bola, tak menanyakan tentang match-fixing saja. Melainkan, ia diminta menjelaskan tugas pokok PSSI sebagai organisasi.

"Lebih mengarah ke mekanisme dan standar operasi prosedur yang ada di PSSI. Disebutkan juga langkah-langkah yang telah diambil PSSI sejak tahun 2017 untuk memerangi match-fixing mulai dari kerja sama dengan Genius Sport dan kerja sama teknis dengan JFA [Japan Football Association]," kata Tisha.

"Pastilah [kalau diminta kasih bukti], karena posisinya bagai dua sisi mata uang, ada hukum ke olahraga, ada hukum [pidana] yang tidak bisa PSSI jangkau. Jadi posisinya adalah kerja sama. Kami pun memerlukan bantuan dari Satgas, akan apa yang bisa dikembangkan di area Komite Disiplin, sehingga kami bisa juga menegakkan hukum sepak bola dengan sebaik-baiknya dan begitu juga sebaliknya," tambahnya.

ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1.Ketua Ultras Inter Milan Didakwa Membunuh
2.Ini Perbandingan Solskjaer & Mourinho Menurut Pogba
3.Jual Philippe Coutinho Jadi Penyesalan Terbesar Inter
4.Marcus Rashford Tolak Real Madrid
5.Semua Transfer Top Musim Dingin 2019
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia
Footer - Liga 1Goal Indonesia
Iklan
0