Insiden pelemparan botol air mineral ke pemain Malaysia setelah pertandingan semi-final Piala AFF U-19 melawan Indonesia memaksa pengurus PSSI menyampaikan permintaan maaf.
Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria mengatakan, pihaknya telah menyampaikan surat permohonan maaf kepada federasi sepakbola Malaysia (FAM). Induk organisasi sepakbola nasional ini selanjutnya akan mengevaluasi penyelenggaraan agar tidak terulang di laga final.
“Federasi sepakbola Indonesia menyayangkan adanya insiden ini. Dengan ini kami meminta maaf. Kami juga telah mengevaluasi dan akan lebih memaksimalkan pengamanan untuk laga final nanti,” ujar Ratu.
“Ini menjadi pelajaran buat kita semua. Kami juga berharap semua pihak kembali menjunjung semangat olahraga dengan nilai-nilai sportivitas, respek dan fair play.”
Sementara pelaksana tugas (Plt) presiden FAM Datuk Yusoff Mahadi meminta agar keselamatan pemain menjadi prioritas. Menurutnya, insiden di Sidoarjo memunculkan ketakutan bila bertanding di Indonesia.
“Dalam hal itu, kami memerlukan jaminan dari mereka [PSSI] supaya keselamatan pemain tetap terjaga. Bukan hanya untuk insiden yang berlaku semalam [Kamis], tapi pertandingan yang akan datang,” kata Yusoff diwartakan laman Berita Harian.
“Indonesia bakal menjadi tuan rumah untuk beberapa kejuaraan pada tahun ini. Jadi saya khawatir situasi ini akan menakutkan bagi pemain sekaligus menyebabkan fokus mereka terganggu, sehingga gagal memberikan yang terbaik.”
Goal
