Federasi sepakbola Indonesia, PSSI, telah meniadakan jabatan manajer di timnas Indonesia untuk segala kelompok usia. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Ratu Tisha Destria, selaku sekjen.
Tisha menjabarkan, ada jabatan lain yang akan menjadi perwakilan PSSI di dalam skuat timnas. Saat ini, pelatih kepala dibuat memiliki peran dan ranah yang hampir sama seperti manajer.
Iwan Budianto akan menjadi kepala seluruh timnas, dan untuk timnas Indonesia U-22, yang akan tampil di Piala AFF U-22 2019, di Kamboja, Sumardji dari COO Bhayangkara FC ambil bagian.
"Tidak ada konsep itu [manajer], jadi posisinya itu headofdelegation langsung dari PSSI, Pak Iwan Budianto, asistennya itu Pak Sumardji," beber Tisha kepada awak media di Jakarta, Rabu (13/2).
"Kemudian sisanya, langsung managercoach, jadi Coach Indra juga berperan melihat daftar administratif seperti apa, lalu regulasi seperti apa," sambung wanita berkaca mata tersebut.
Sistem seperti ini, dikatakan Tisha, sudah mulai diterapkan oleh PSSI ketika timnas indonesia U-16 mengikuti Pra Piala Asia U-16 tahun lalu. Fakhri Husaini punya peranan menjadi manager coach.
"Fungsi-fungsi itu kemarin sudah dijalankan saat Kualifikasi Piala Asia U-16, Coach Fakhri hanya ditemani oleh sektim [sekretaris tim], sektimnya dari PSSI," urai Tisha.
"Kami mulai menerapkan itu utamanya untuk usia muda, sampai nanti kami lihat di senior kebutuhannya seperti apa."
Getty
