Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

Indomie Cover - Seto NurdiantoroGoal Indonesia

Seto Nurdiyantoro Sebut Timnya Pantas Raih Hasil Imbang


LIPUTAN   BUDI CAHYONO     DARI   SLEMAN

PSS Sleman kembali gagal memaksimalkan laga kandang saat menjamu Bali United di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (6/11). Pada laga ini, kedua tim hanya bermain imbang tanpa gol.

Pelatih PSS, Seto Nurdiyantoro, mengatakan cukup puas dengan permainan tim, namun dari hasil tidak maksimal.

"Hasil yang sangat kami syukuri. Dari hasil pertandingan tidak memuaskan, tapi ini pantas kami dapatkan. Secara kualitas pemain dibandingkan antara Sleman dengan Bali United memang sangat jauh," kata Seto, dalam sesi jumpa pers usai pertandingan.

"Kami banyak belajar dari pertandingan sore ini. Ke depannya lebih fokus dan konsentrasi di setiap pertandingan," sambung Seto.

Menurut pelatih berusia 45 tahun ini, pertandingan dalam tempo biasa saja tidak ada yang spesial seperti pertandingan sebelumnya yang jual beli serangan.

"Dengan beberapa pemain yang absen, Bali United tetap tampil bagus. Poin kami sudah 40, namun tetap mengincar di atas 43 poin untuk mengamankan posisi di kompetisi," imbuhnya.

Rotasi memang harus dilakukan Seto untuk mengatasi masalah kebugaran pemain, sehingga keseimbangan tim tetap terjaga. Sementara absennya Brian Ferreira, Seto mengatakan memang sedikit memengaruhi kinerja lini tengah dengan daya jelajah serta kreativitas. 

"Ada Brian tanpa Brian kami bisa menang walaupun beda tipikal bermain. Gelandang yang kami punya stylish, tidak ada waktu untuk mengubah cara bermain. Kami akan maksimalkan stok pemain yang ada hingga akhir musim," tegasnya. 

Sementara itu, gelandang muda, Arif Satyayudha Alkanza, menjalani debut di pentas Liga 1 pada laga ini. Secara umum Seto cukup puas menurunkan Yudha, sapaan karib Arif Satyayudha. Dalam jumpa pers, Yudha mengaku cukup bersyukur diberi kesempatan bermain oleh Seto.

"Awalnya grogi, tetapi lama kelamaan menikmati atmosfer pertandingan. Saya akan terus belajar dan belajar lagi dengan tim pelatih dan pemain senior. Terima kasih kepada suporter, rekan tim, serta pelatih di laga sore ini," kata Yudha.(gk-18)

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google