PSMS Medan Masih Berburu Pemain U-23

Komentar()
Doni Ahmad
Di sisi lain, Djanur meminta para pemainnya meningkatkan konsentrasi saat melawan Persib, Minggu (21/1) nanti.

LIPUTAN   DONI AHMAD     DARI   MEDAN    

PSMS Medan masih berburu pemain anyar untuk memenuhi regulasi tujuh pemain U-23 yang ditetapkan pada Liga 1 2018. Saat ini, PSMS baru punya empat pemain U-23. 

Mereka adalah Firza Andika (18), Fredyan Wahyu (19), Alwi Slamet (21), dan Frets Butuan (21). Di sisa waktu ini pelatih PSMS, Djadjang Nurdjaman, akan berupaya melengkapinya. "Jadi kami masih cari tiga pemain lagi," kata pelatih yang akrab disapa Djanur itu. 

Sementara ini, PSMS sudah mengontrak 22 pemain. Artinya, tim Ayam Kinantan masih punya beberapa slot lagi untuk dimaksimalkan. 

Djanur juga tak masalah dengan regulasi pemain U-23 yang diterapkan PT Liga Indonesia Baru. Apalagi sebenarnya secara keseluruhan, skuad PSMS mayoritas diisi para pemain berusia muda. Hanya Legimin Raharjo (36), Amarzukih (33), dan Muhammad Roby (32), serta Jajang Sukmara yang mendekati atau berusia di atas 30 tahun. 

Termasuk pemain asing, Djanur juga tidak mau mengambil yang di atas 30 tahun. Reinaldo Lobo baru akan genap 30 tahun pada 2018 ini dan Sadney Urikhob masih berusia 25 tahun. Begitu juga dengan striker asal Pantai Gading yang akan didatangkan, Kito Wilfried Yessoh. 

"Manajemen memang minta saya untuk tidak mengambil pemain asing yang tua. Makanya saya cari yang usianya di bawah 30 tahun," jelas eks pelatih Persib Bandung itu. 

Meski minim pengalaman, Djanur yakin dengan kehadiran pemain-pemain senior seperti Legimin, M Roby dan lainnya bisa menjadi kolaborasi yang apik. Kemenangan atas PSM Makassar di laga perdana Piala Presiden 2018 menjadi bukti jika para pemain muda Djanur bisa diandalkan. 

Di sisi lain, pelatih berusia 53 tahun itu meminta para pemainnya untuk lebih meningkatkan konsentrasi, saat menghadapi Persib di laga kedua grup A di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Minggu (21/1) nanti. Dia pun kembali mengingatkan skuat asuhannya untuk tak cepat puas, setelah mampu menekuk PSM di laga perdana.

"Memang saya lihat mereka suka kurang berkonsentrasi saat diserang. Lawan juga mampu masuk ke kotak penalti. Masih ada beberapa hari untuk memperbaikinya. Pada laga nanti kesalahan sekecil apapun akan besar dampaknya," ucap Djanur.

Sementara itu, kapten tim PSMS, Legimin Raharjo, juga memotivasi rekan-rekannya untuk tak gentar menghadapi Persib yang bermaterikan pemain bintang. Cukup mempertahankan performa seperti laga perdana, menurut pemain berusia 36 tahun itu sudah cukup untuk meladeni Maung Bandung.

"Intinya, kerja keras, kerja sama, dan disiplin. Kami harus main konsisten seperti saat main di laga perdana. Saya yakin hasil maksimal akan dapat diraih," ujar Legimin.

Terakhir kali PSMS bertemu Persib Bandung saat uji coba pramusim lalu di Stadion Teladan Medan, 26 Maret 2017. Ketika itu, skor berakhir imbang tanpa gol dan Djanur masih memegang kendali pelatih Persib.(gk-71)

Tutup