PSIS Semarang tidak ingin terlalu lama larut dalam kesedihan setelah menuai hasil negatif pada matchday pertama Grup C turnamen pramusim Piala Presiden 2019 di Stadion Moch Soebroto, Rabu (6/3) malam WIB.
Pelatih PSIS Jafri Sastra bertekad bangkit saat menghadapi Kalteng Putra pada matchday kedua Grup C turnamen pramusim Piala Presiden 2019 di Stadion Moch Soebroto, Minggu (10/3). Jafri kemungkinan besar bakal menurunkan gelandang asal Korea Selatan Cho Chan-ho yang didatangkan untuk menjalani seleksi.
“Sebelum pertandingan kedua, kami akan berbenah, dan berusaha membidik poin penuh. Kalteng Putra memiliki kualitas merata, mereka bermain kolektif. Di Piala Presiden ini kami melihat bagaimana progres tim, maupun penampilan pemain yang baru merapat,” tutur Jafri.
“Adaptasi setiap pemain berbeda-beda. Ada yang bertipikal pemain cerdas seperti Arthur [Bonai] yang sudah nyetel bersama tim. Ini yang kami harapkan sebenarnya. Fauzan Jamal masih perlu beradaptasi lagi. Berbeda dengan penggantinya, Soni [Setiawan], yang sudah cukup baik, meskipun juga berstatus sebagai pemain baru.”
Jafri menambahkan, kekalahan itu juga memperlihatkan masih banyak yang harus dibenahi di dalam tim. Jafri berusaha menghilangkan ketergantungan terhadap Bruno Silva yang masih terlihat di laga tadi malam.
“Kami harus akui proses tiga gol hampir sama, karena counter attack, salah kontrol, dan terjadi kesalahan dalam kontrol satu lawan satu. Ini akan menjadi evaluasi tim. Dari hasil jelas tidak memihak kami,” kata Jafri.
“Ada lima pemain inti yang biasa bermain tidak ada di sini lagi, termasuk salah satunya Bruno. Kami sudah tahu ketergantungan pada Brono sangat tinggi, tapi kami membangun tim lagi. Kami tetap optimis akan lebih baik, karena masih ada waktu untuk memperbaiki tim ini.” (gk-18)
Goal Indonesia
