Pelatih anyar PSIS Semarang, Jafri Sastra, sudah mulai menghitung peluang untuk bisa menyelamatkan tim dari degradasi pada akhir kompetisi Liga 1 2018 nanti.
Saat ini PSIS berada di zona merah, tepatnya peringkat ke-17 dengan hanya mengumpulkan 20 poin dari 20 pertandingan. Jafri masih yakin, bahwa kans PSIS besar untuk naik.
"Dari sisa 14 pertandingan nanti enam di antaranya dimainkan di kandang. Jadi, PSIS harus cerdas dan kuat mental untuk bisa mengejar ketinggalan poin dari banyak tim," tutur Jafri.
Perjuangan PSIS untuk kembali ke kasta tertinggi sepakbola Tanah Air memang sangat panjang. Musim ini menjadi yang pertama kembalinya Mahesa Jenar ke top kompetisi Indonesia.
"Siapapun tidak menginginkan PSIS ada di posisi seperti ini. Tapi kami harus bersama-sama mampu mendongkrak performa tim dan keluar dari zona degradasi," tegas Jafri menutup diskusi.
PSIS akan kembali berlaga pada 12 September nanti, di Stadion Teladan, menghadapi PSMS Medan. Kedua tim sama-sama membutuhkan poin, karena PSMS juga menghuni peringkat buncit klasemen.
Goal Indonesia
