Dua tim unggulan babak Delapan Besar Liga 2 Grup Y, PSIS Semarang dan Persebaya Surabaya optimistis mampu lolos ke semi-final. PSIS akan menghadapi Persebaya di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Rabu (15/11) sore WIB, Sedangkan PSPS Pekanbaru meladeni PSMP Mojokerto malam harinya.
Pelatih PSIS Semarang Subangkit mengutarakan, Laskar Mahesa Jenar sudah mengantongi kekuatan masing-masing lawan di Grup Y melalui bantuan siaran langsung, dan masukan dari sesama pelatih. Subangkit pun mempersiapkan taktik yang berbeda untuk setiap lawan.
“Persiapan taktik saya dengan mencari tahu kekuatan lawan lewat siaran langsung atau tanya ke pelatih lain. Taktik kami nanti akan berubah di tiap pertandingan,” kata Subangkit.
Sedangkan manajer Persebaya Choirul Basalamah menganggap laga kontra PSIS Semarang ini merupakan El Clasico Indonesia. Meski begitu ia juga mengakui persiapan skuat Bajul Ijo digelar tak maksimal menyusul perubahan jadwal.
“Kami punya persiapan minim setelah pergantian pelatih [di penyisihan grup]. Tapi kami sangat bersyukur bisa lolos ke Delapan Besar. Nanti akan ada pertandingan menarik. Dari saya kecil sudah jadi saksi kalau Persebaya kontra PSIS adalah el clasico Indonesia. Ini kehormatan besar buat saya,” ujar Choirul.
Sementara itu, pelatih PSPS Marwal Iskandar mewaspadai setiap tim di Grup Y. Marwal berharap penggawa Askar Bertuah mampu tampil disiplin di setiap laga yang dijalani.
“Semua tim di Grup Y ini adalah tim terbaik dibandingan tim di Liga 2 lainnya. Semuanya harus diwaspadai. Saya juga mengatakan kepada pemain untuk main disiplin sesuai pada posisinya, dan menjunjung principal of play,” ujar Marwal.
Sedangkan pelatih PSMP Redy Suprianto mengatakan, Laskar Mojopahit banyak mendapat informasi mengenai kekuatan lawan dari kerabat pelatih. Namun lepas dari itu, dirinya sudah menyiapkan tim secara maksimal di Mojokerto.
“Persiapan sudah kami kasih ke pemain sejak di Mojokerto. Kami sudah ketahui permainan lawan, walau belum pernah ketemu sebelumnya lewat siaran langsung dan teman-teman pelatih di Semarang dan Surabaya. Saya harap PSMP akan memberikan perlawanan sengit kepada setiap lawan di sini,” jelasnya. (gk-68)




