Paris Saint-Germain mengonfirmasi, Neymar tidak akan menghadapi mantan klubnya, Barcelona, di leg kedua fase 16 besar Liga Champions Rabu malam nanti.
Raksasa Ligue 1 Prancis itu memutuskan untuk tidak mengambil risiko terhadap kebugaran superstar Brasil itu seiring sang pemain dalam pemulihan dari cedera adduktor.
Penyerang 29 tahun itu telah menepi sejak ditimpa cedera saat bermain melawan Caen di ajang Piala Prancis, 10 Februari lalu.
Mulanya, ada indikasi Neymar bisa ambil bagian di laga kontra Barca menyusul dirinya sudah menunjukkan progres bagus saat latihan. Akan tetapi, manajer Mauricio Pochettino rupanya tidak akan memanggil sang megabintang untuk meladeni bekas timnya di Parc des Princes.
PSG mengeluarkan pernyataan dalam update berita tim jelang bentrok kedua dengan Barcelona: "Sergio Rico tidak berpartisipasi dalam latihan pagi ini dengan alasan personal."
"Neymar JR kembali berlatih secara terpisah dengan skuad pekan lalu dan akan melanjutkan latihan pemulihan individu. Penilaian baru akan dilakukan dalam beberapa hari ke depan," lanjut PSG.
"Juan Bernat akan melanjutkan rehabilitasinya, juga pemulihan pribadinya," jelas mereka.
"Moise Kean masih dalam masa isolasi karena Covid-19," ungkap pihak PSG.
Sudah enam laga dilalui PSG tanpa diperkuat Neymar. Selama absensi striker andalan timnas Brasil itu, Les Parisiens memainkan empat laga Ligue 1, satu partai Liga Champions dan bentrokan di Piala Prancis.
Tanpa Neymar, anak-anak Pochettino tetap mampu tampil optimal dengan memenangkan lima pertandingan dan hanya mengalami ketergelinciran di laga kontra AS Monaco.
Pochettino memilih untuk bersikap hati-hati dengan tidak memaksakan menurunkan Neymar, terlebih di kompetisi Eropa.
PSG akan berupaya mempertahankan keunggulan besar atas Barcelona di perjumpaan pertama dan tak ingin mengulangi episode comeback mengerikan Los Blaugrana di masa lalu.




