Nasser Al-Khelaifi & Sheikh Mansour GFXNasser Al-Khelaifi & Sheikh Mansour GFX

PSG Vs Man City - Perang Hegemoni Duo Arab Nasser Al-Khelaifi Vs Sheikh Mansour Di Kancah Eropa

Pertemuan Paris Saint-Germain dan Manchester City bakal terasa istimewa. 

Dua tim top kekinian di liga masing-masing tetapi terbilang "anak kemarin sore" di ranah kompetisi Eropa, akan saling sikut untuk berusaha mengangkat trofi prestise pertama mereka di kancah Benua Biru, yakni Liga Champions.

Sejengkal lagi kedua tim akan berada di garis finis, dengan Manchester City berhasil melewati rintangan Borussia Dortmund di fase perempat-final, sementara PSG mengeliminasi sang juara bertahan Bayern Munich secara spartan untuk merangsek ke semi-final.

Duel Les Parisiens dan The Citizens pun tak sebatas bicara perang bintang di antara mereka -- dua tim yang lumrah kita dapati berbelanja besar-besaran untuk membentuk barisan nama-nama kelas wahid.

Lebih dari itu, ini adalah perang hegemoni duo Arabian yang telah lama mencengkram sepakbola Eropa. Nasser Al-Khelaifi di kubu PSG, Sheikh Mansour-nya Man City di sisi berlawanan.

Duo elite Timur Tengah ini dikenal publik sebagai figur yang tak segan-segan menggelontorkan uang dalam skala besar untuk memboyong pemain-pemain terbaik dunia ke tim yang dipimpin masing-masing.

Bukan PSG atau Man City namanya jika mereka menjalani musim tanpa membeli pemain kelas kakap. Bahkan, menghambur-hamburkan uang hingga mencapai ratuan juta euro telah menjadi tradisi dua klub ambisius Eropa ini.

Nasser El Khelaifi Kylian Mbappe PSGGetty Images

Hasilnya, nama-nama beken seperti Kevin De Bruyne, Ruben Dias, Sergio Aguero, Raheem Sterling atau Neymar, Kylian Mbappe, dan Angel Di Maria misalnya melengkapi skuad bermaterikan superstar di Etihad Stadium dan Parc des Princes.

Publik tak jarang menggeleng kepala sekaligus bertanya-tanya, berapa sebetulnya total kekayaan yang dimiliki Al-Khelaifi dan Mansour?

Sebagaimana dilansir Glusea, kekayaan bersih Al-Khelaifi diperkirakan mencapai $8 miliar atau jika dirupiahkan menembus angka Rp 116 triliun. Al-Khelaifi menjadi presiden sekaligus CEO baru PSG pada Oktober 2011 silam.

Penunjukan dirinya sebagai orang nomor satu di klub ibu kota Prancis itu datang beberapa bulan setelah dia menduduki kursi chairman Qatar Sports Investments [QSI]. Selain itu, sosok berumur 47 tahun ini juga merupakan presiden Federasi Tenis Qatar.

Sedangkan lawannya, Mansour, memiliki kekayaan bersih yang lebih 'gila' lagi. Menurut Celebrity Net Worth, Mansour menimbun harta sebesar $21 juta atau Rp 304 triliun. Dia merupakan chairman perusahaan olahraga Al Jazeera, dan pada September 2008 lalu, Mansour mengakuisisi Man City. 

Dia juga menguasai City Football Group, yang didirikan pada 2014. Mansour juga mengepalai IPIC, yang memegang 71% Aabar Investments. Dia memiliki saham 32% di Virgin Atlantic dengan menginvestasikan uang senilai $280 juta dalam proyek tersebut melalui Aabar pada Juli 2009.

Mansour bin Zayed Al Nahyan - Manchester City90min

Artinya, Mansour mengungguli Al-Khelaifi dari segi kekayaan. Namun, di mata fans sepakbola, bukan soal siapa yang lebih kaya dari bentrokan dua tim tajir ini. Para suporter hanya ingin menikmati rivalitas kemewahan duo elite sepakbola yang kebetulan kembali bersua. 

Orang-orang menyebut panggung ini adalah 'Derby Minyak', 'Derby Sultan', dan ragam kelakar lainnya merujuk pada kekuatan finansial mereka.

PSG dan City sudah tiga kali bertanding dalam sejarah. Perjumpaan awal kedua tim terjadi 2008 silam di ajang Piala UEFA -- format lama Liga Europa -- di mana berakhir skor kacamata. Delapan tahun kemudian, PSG bermain imbang 2-2 dengan Man City di leg pertama perempat-final UCL sebelum tim pertama mengalahkan tim kedua 1-0 di leg pamungkas.

Siapa pun yang keluar sebagai pemenang di kesempatan kali ini, maka si Kuping Lebar berada di depan mata --  trofi yang akan membuat City atau PSG terasa lebih afdal untuk disebut sebagai Raja Eropa baru.

Iklan
0