Pelatih Paris Saint-Germain, Christophe Galtier, menyalahkan Achraf Hakimi atas kekalahan kandang ketiga timnya di Ligue 1 musim ini.
PSG ditundukkan tim papan tengah Lorient dengan skor 3-1 pada pekan ke-33 di Stadion Parc des Princes, Minggu (30/4).
Gol kemenangan lawan yang masing-masing dicetak Enzo Le Fee (15'), Darlin Yongwa (39'), dan Bamba Dieng (88') cuma mampu dibalas sekali oleh sang tuan rumah lewat Kylian Mbappe (29').
PSG tampil dengan 10 pemain dalam 80 menit pasca-Hakimi menerima kartu merah pada menit ke-20 setelah melanggar Yongwa. Sebelumnya, ia lebih dulu diganjar kartu kuning sejak menit kelima untuk tekel buruknya kepada Romain Faivre.
"(Tidak ada) alasan bagi Achraf untuk tampil tegang dan gugup," ucap Galtier setelah pertandingan.
“Kartu (kuning) kedua sangat bodoh. Tidak ada tanda-tanda bahwa pekan ini ia akan tampil seperti itu."
"Ini kekecewaan besar, dan kami harus bereaksi cepat karena kami tidak tahu berapa banyak poin yang akan kami dapatkan. Paruh kedua musim ini, kami seperti tampil dengan performa rata-rata."
“Perlu ada kesadaran kolektif, begitu juga individu. Terlalu banyak pemain yang melihat ke belakang. Kami harus melihat ke depan."
"Dalam sisa musim ini, kami harus punya ambisi untuk berbuat lebih banyak," pungkasnya.
Dengan sisa lima pertandingan, PSG kini hanya berjarak lima poin dari tim urutan kedua Marseille yang mampu memangkas gap akhir pekan ini setelah kemenangan atas Auxerre.


