Pelatih Paris Saint-Germain, Kylian Mbappe, Christophe Galtier, mengungkapkan rasa frustrasinya tentang spekulasi transfer Kylian Mbappe.
Mbappe kembali diisukan tidak betah di PSG meski telah meneken kontrak baru pada Mei lalu dengan sejumlah hak istimewa, yang bahkan melibatkan presiden Prancis Emmanuel Macron.
Terdekat, PSG akan menghadapi Marseille pada pekan ke-11 Ligue 1 dalam laga bertajuk Le Classique di Parc des Princes, Senin (17/10) dini hari WIB.
"Anda harus memiliki pengalaman dan kedewasaan untuk dapat mengelola hal-hal ini," ucap Galtier dalam sesi jumpa pers pralaga.
“Yang ingin saya katakan adalah Anda tidak pernah membahas tentang sepakbola. Anda mengajukan banyak pertanyaan kepada saya. Saya tidak berbicara tentang Anda secara individu, tapi Anda sebagai media.”
“Saya telah berada di sini berkali-kali sebagai pelatih PSG dan saya merasa bahwa dari pertandingan ke pertandingan, konferensi pers demi konferensi pers, kami harus berbicara selama 10 atau 15 menit dan mungkin hanya satu menit di antaranya saya membahas tentang sepakbola. Sisanya jauh dari topik yang relevan.”
"Apa pun yang saya katakan kepada Anda, Anda tidak akan mempercayai saya, karena Anda menulis sebaliknya dan Anda mengatakan sebaliknya. Apakah itu wartawan tulis, radio, televisi.”
“Jadi ketika saya mengatakan bahwa [pemain] ini baik-baik saja, mereka berteman dengan baik, mereka serius, mereka profesional, mereka memiliki solidaritas, itu tidak menarik bagi siapa pun.”
“Saya di sini bukan untuk mengomentari rumor atau menjawab pertanyaan Anda tentang Mbappe.”
“Jadi untuk menjawab tentang Kylian Mbappe, apakah saya sudah berbicara dengannya mengenai rumor tersebut, tidak.”
"Saya sangat bangga menjadi pelatih PSG dan bertanggung jawab atas para pemain ini. Tolong, tulis itu dan mari kita bicara tentang sepakbola,” pungkasnya.
Adapun PSG tanpa kemenangan dalam tiga partai terakhir di lintas ajang. Les Parisiens diimbangi dua kali oleh Benfica di Liga Champions dan ditahan Reims di antaranya.


