2019-09-01 Subotic Union Berlin

Profil Union Berlin: Debutan Yang Layak Diperhitungkan Di Bundesliga

Saat tulisan ini ditulis, Union Berlin baru saja mengamankan kemenangan pertamanya dalam sejarah di Bundesliga. Tak tanggung-tanggung, mereka mampu mengalahkan runner-up musim lalu Borussia Dortmund, dengan skor cukup meyakinkan 3-1!

Union memang menyedot perhatian sejak meraih tiket promosi lewat jalur play-off pada Mei kemarin. Kala itu, pemandangan suporter yang menyerbu masuk lapangan begitu peluit akhir dibunyikan terasa spesial untuk klub yang memang dibesarkan oleh suporter tersebut.

Ungkapan “Saya berdarah merah dan putih” dan “itu [Union] ada dalam darahku” merupakan frasa yang sering didengar ketika para suporter klub tersebut ditanya soal seberapa besar kecintaan mereka pada Union.

Union Berlin Stuttgart playoff 27 05 2019Getty Images

Dan mereka benar-benar mendedikasikan hidupnya untuk Union, dengan yang paling mengesankan adalah saat mendonasikan uang yang dihasilkan dari donor darah demi menyelematkan klub dari kebangkrutan pada 2004. Empat tahun berselang, saat Union terancam kehilangan lisensi bermainnya di liga Jerman, mereka turut membantu merenovasi tribun di Stadion an der Alten Forsterei, dengan total 140.000 jam kerja dan menghemat uang sebesar 2 juta euro dari total 15 juta euro yang harus ditanggung pihak klub.

Lewat pengorbanan dan komunitas yang kuat, secara perlahan Union merasakan sukses yang telah mereka upayakan dalam sedekade terakhir. Mereka adalah klub yang mengutamakan sepakbola, dan Alten Forsterei adalah tempat spesial untuk pecintanya.

Lihat saja saat Union memainkan debutnya di Bundesliga. Mereka memang kalah telak 4-0 dari RB Leipzig di kandang sendiri, namun partai tersebut memiliki arti lebih besar ketimbang skor yang tertera di layar.

Sebelum duel tersebut dimulai, para suporter memajang tinggi-tinggi foto pecinta Union yang telah meninggal dengan tulisan “Endlich dabei”, atau yang jika diterjemahkan berarti “Akhirnya sampai”, yang merujuk pada pencapaian mereka berlaga di Bundesliga.

Sekalipun sempat diremehkan karena kalah di pekan pembuka, Union secara perlahan menunjukkan perbaikan performa. Mereka kemudian menahan imbang klub langganan Bundesliga seperti Augsburg di kandangnya, sebelum meraih kemenangan 3-1 atas Dortmund.

Kemenangan itu didapat berkat skuad mereka yang cukup mumpuni. Di sana ada pemain berpengalaman seperti Neven Subotic, Christian Gentner dan Anthony Ujah yang jika ditotal sudah tampil hampir 700 kali di Bundesliga, belum lagi kombinasi pemain muda potensial macam Keven Schlotterbeck dan Marvin Friedrich.

“Kami punya campuran pemain berpengalaman dan pemain muda yang punya kualits dan telah membuktikan bahwa mereka bisa bermain di level tertinggi,” kata Subotic.

2019-09-01 Subotic Union Berlin

Menganut permainan dengan gaya Punk Rock, Union adalah tim yang berusaha membuat lawannya tahu soal keberadaan mereka selama 90 menit. Klub berjuluk Die Eisernen itu memulai kompetisi Bundesliga 2 musim lalu dengan 17 laga tak terkalahkan secara beruntun, dan hanya menelan lima kekalahan sebelum meraih tiket promosi.

“Ekspektasi bagi kami adalah untuk mengerahkan segalanya dari matchday pertama untuk terhindar dari degradasi,” kata Gentner, yang merupakan rekrutan musim panas. “Ada tujuh atau delapan tim yang akan berjuang demi bertahan dan menargetkan itu. Bagi Union, tidak ada target lainnya.”

Mengingat 18 dari 25 tim promosi berhasil selamat dari degradasi di musim pertamanya sejak dikenalkannya sistem degradasi/promosi play-off pada 2008/09 silam, ada optimsime di dalam skuad, suporter dan pecinta Union bahwa klub tersebut bisa meneruskan hegemoni.

Union bukan hanya tim promosi; mereka adalah debutan, atau yang kedelapan sejak Jurgen Klopp membawa Mainz merasakan Bundesliga untuk kali pertama pada 2004. Tapi mereka tak boleh dipandang sebelah mata, sebagaimana CEO Oliver Ruhnert menekankan keyakinannya pada tim. "Ini jelas, kami akan terus membuat kejutan. Degradasi adalah hal yang wajar, tapi kami butuh kebebasan, tempat dan di waktu yang sama, stabilitas. Kami yakin kami bisa finis setidaknya di 15 besar dengan kombinasi tersebut.”

Dengan segala hal di atas, Union kiranya layak diperhitungkan musim ini dan mereka adalah salah satu kuda hitam yang bisa mengejutkan lawan-lawannya.

Iklan
0