Ukraina pernah menjadi lumbung pemain berbakat Uni Soviet yang memenangkan kejuaraan Piala Eropa 1960 dan finis sebagai runner-up tiga kali: kalah dari Spanyol (1964), Jerman Barat (1972) dan Belanda (1988).
Ukraina sendiri tidak pernah lolos sebagai sebuah negara independen sampai Euro 2012 kemarin, di mana mereka bertindak sebagai tuan rumah bersama Polandia.
Di turnamen akbar Eropa pertamanya tersebut, Andriy Shevchenko menjadi pusat perhatian dengan dua gol sundulan kepalanya membawa Ukraina memenangkan laga perdana kontra Swedia, namun dua kekalahan dari Prancis dan Inggris membuat mereka tersingkir.
Kini tim berjuluk The Yellow-Blue itu akan mencicipi Euro keduanya sebagai negara independen dan mereka tak bisa dianggap sebelah mata meski lolos lewat jalur play-off setelah finis di urutan ketiga Grup C babak kualifikasi.
| PROFIL SINGKAT UKRAINA |

Ukraina diharuskan berjuang untuk sampai ke Prancis tahun ini. Setelah kalah bersaing dengan Spanyol dan Slowakia yang menempati urutan pertama dan kedua di babak kualifikasi, pasukan Mikhail Fomenko itu terpaksa menjalani laga play-offuntuk merebut satu tiket final.
Di partai play-off yang dimainkan sebanyak dua leg tersebut, Ukraina mampu menunjukkan kualitasnya dengan Andriy Yarmolenko tampil sebagai pahlawan sebagaimana bintang milik Dynamo Kiev itu tampak akan dijadikan sentral permainan.
Di Euro kali ini, pelatih Fomenko bermaterikan banyak pemain dari Liga Primer Ukraina, dengan Dynamo Kiev, Shakhtar Donetsk dan Dnipro Dnipropetrovsk menjadi penyumbang mayoritas.
| SUSUNAN TIM |

| Kiper | ||
| Andriy Pyatov (Shakhtar Donetsk), Denys Boyko (Besiktas), Mykyta Shevchenko (Zorya Luhansk) | ||
| Bek | ||
| Vyacheslav Shevchuk (Shakhtar Donetsk), Oleksandr Kucher (Shakhtar Donetsk), Artem Fedetskiy (Dnipro), Yevhen Khacheridi (Dynamo Kiev), Yaroslav Rakitskiy (Shakhtar Donetsk), Bohdan Butko (Shakhtar Donetsk) | ||
| Gelandang | ||
| Anatoliy Tymoshchuk (Kairat Almaty), Ruslan Rotan (Dnipro), Andriy Yarmolenko (Dynamo Kiev), Yevhen Konoplyanka (Sevilla), Taras Stepanenko (Shakhtar Donetsk), Denys Harmash (Dyanmo Kiev), Serhiy Sydorchuk (Dynamo Kiev), Serhiy Rybalka (Dynamo Kiev), Oleksandr Karavayev (Zorya Luhansk), Oleksandr Zinchenko (Ufa), Viktor Kovalenko (Shakhtar Donetsk) | ||
| Penyerang | ||
| Yevhen Seleznyov (Shakhtar Donetsk), Roman Zozulya (Dnipro), Pylyp Budkivskiy (Zora Luhansk) |
Gaya bermain Ukraina bersama pelatih Fomenko dikenal efektif dengan mengandalkan penyerang sayap yang biasa diperankan oleh Yarmolenko dan Yevhen Konoplyanka.
Skuat yang dipanggil kali ini terbilang merata dengan setiap lini memiliki pemain yang bisa diandalkan guna mewujudkan kejutan.
| JADWAL PERTANDINGAN |
| GRUP C Jerman - Irlandia Utara - Polandia - UKRAINA |
| 13 Juni 2016 | 02.00 WIB | Jerman vs. Ukraina | Stade Pierre-Mauroy, Lille | ||
| 16 Juni 2016 | 23.00 WIB | Ukraina vs. Irlandia Utara | Parc Olympique Lyonnais, Lyon | ||
| 21 Juni 2016 | 23.00 WIB | Ukraina vs. Polandia | Stade Velodrome, Marseille | ||
| Simak Jadwal Euro 2016 lainnya di sini! |
Ujian berat langsung dihadapi Ukraina. Di laga perdana mereka sudah dipertemukan tim kuat Jerman yang datang ke turnamen ini dengan status sebagai juara dunia.
Hasil seri melawan pasukan Joachim Low kiranya sudah terbilang bagus untuk Yarmolenko dkk, dan kemenangan atas Irlandia Utara serta Polandia tentu bisa meloloskan mereka ke fase sistem gugur.
Meski begitu, mereka harus tetap waspada mengingat Irlandia Utara finis sebagai juara Grup F babak kualifikasi selagi Polandia berakhir di bawah Jerman di Grup D.
| REKOR PENAMPILAN EURO |

| TAHUN | PENCAPAIAN |
| 1960 | Juara *) |
| 1964 | Final |
| 1968 | Peringkat keempat |
| 1972 | Final |
| 1976 | Tidak lolos |
| 1980 | Tidak lolos |
| 1984 | Tidak lolos |
| 1988 | Final |
| 1992 |
Fase grup **)
|
| 1996 | Tidak lolos |
| 2000 | Tidak lolos |
| 2004 | Tidak lolos |
| 2008 | Tidak lolos |
| 2012 | Fase grup |
| 2016 | ??? |
| STATISTIK | Main: 3 | Menang: 1 Imbang: 0 Kalah: 2 Gol: 2 | Kebobolan: 4 *Gelar Juara: 1 |
**)CIS hanya Euro 1992
| TAHUKAH ANDA? |

- Meski telah berusia 37 tahun, pemegang caps terbanyak bersama Ukraina, Anatoliy Tymoshchuk , masih dipercaya untuk tampil dalam Euro 2016 mendatang. Dia telah memperkuat negaranya sebanyak 142 kali.
- Ini akan menjadi partisipasi kedua bagi Ukraina sebagai sebuah negara independen, menyusul penampilan pertama pada 2012 kemarin dengan mereka waktu itu berstatus sebagai tuan rumah.

