Profil Klub Liga 1 2019: Bhayangkara FC

Komentar()
Bhayangkara FC
MAK
Bhayangkara menjalani musim pertama tanpa Simon McMenemy, tapi mereka tetap punya tekad finis di papan atas.

Bhayangkara FC muncul sebagai salah satu kekuatan yang disegani sejak mereka secara mengejutkan menjadi juara Liga 1 2017. Klub milik kepolisian ini pun konsisten pada musim lalu, dengan tetap bersaing di papan atas.

Pengaruh Simon McMenemy sebagai pelatih cukup positif, The Guardian tidak pernah merosot di papan klasemen. Namun, musim ini McMenemy sudah pergi untuk menukangi timnas Indonesia senior.

Alfredo Vera diangkat sebagai suksesor, diharapkan tetap bisa menjaga status Bhayangkara sebagai salah satu tim kuat yang bisa terus mengancam dominasi tim-tim besar di Indonesia yang lebih difavoritkan.

Secara klub Bhayangkara memang unik, karena memiliki basis suporter khusus dari kepolisian. Namun, sejak bermarkas di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, Bhayangkara seakan menjadi magnet tersendiri untuk warga sekitar.


PELATIH


Angel Alfredo Vera - Sriwijaya FC

Alfredo Vera dipercaya memimpin era baru Bhayangkara mulai musim ini. Ia menyisihkan kandidat lain pengganti McMenemy untuk menukangi Bhayangkara, seperti Fakhri Husaini.

Sejauh pramusim di bawah asahan Vera, Bhayangkara belum mendapatkan hasil apa-apa. Namun ada hal cukup menjanjikan dari permainan Bhayangkara di bawah racikan Vera musim ini.

Secara prestasi, Vera memang belum begitu terpandang. Pencapaian terbesarnya adalah membawa Persebaya Surabaya promosi ke LIga 1 2018, dengan status juara Liga 2 2017.

Sayangnya, pada musim 2018 Vera tak bisa menukangi akhir musim hingga usai. Ia kemudian melatih Sriwijaya FC, yang tetap tidak bisa terselamatkan dari jurang degradasi.


PEMAIN KUNCI


Anderson Salles - Bhayangkara FC

Tidak berlebihan jika Anderson Salles dilabeli sebagai pemain asing debutan terbaik sejauh pramusim ini. Stoper asal Brasil tersebut bukan hanya tampil kukuh di lini pertahanan, tapi juga andal mencetak gol.

Hal tersebut terbukti dari beberapa pertandingan Bhayangkara pada masa pramusim, banyak gol yang disumbangkan oleh Salles. Tendangan bebas jadi senjata mematikan kawan karib dari Neymar Jr. tersebut.

Sumardji selaku manajer Bhayangkara pun begitu terkesan dengan kemahiran Salles dalam mencetak gol. Ia mengakui bahwa Salles didapatkan dengan cukup sulit, yakni harus bersaing dengan Persija Jakarta.

Dalam kariernya, Anderson membela berbagai klub di Brasil seperti Santos, Vasco da Gama, hingga terakhir Sao Bento. Berusia 31 tahun, Salles nampaknya sama sekali tidak kesulitan untuk beradaptasi dengan sepakbola Indonesia.


SKUAT


Bhayangkara FC vs PSBL Langsa

Kiper: Wahyu Tri Nugroho, Awan Setho Raharjo, Indra Adi Nugraha

Belakang: Putu Gede, Alsan Putra Masat Sanda, Bagas Adi Nugroho, Indra Kahfi Ardhiyasa, Jajang Mulyana, Muhammad Fatchu Rochman, Nurhiadayat H. H

Tengah: Adam Alis Setyano, Lee Yu Jun, Muhammad Hargianto, Vendry Ronaldo Mofu, Wahyu Subo Seto, Reksa Maulana, Ichsan, Sani Riski Fauzi.

Depan: Dendy Sulistyawan, Ilham Udin Armaiyn, Ramiro Fergonzi.

 

 

ARTIKEL TOP PEKAN INI
1. Manchester City Juara Liga Primer Inggris 2018/19
2. Liverpool Yang Tak Berjodoh Dengan Trofi EPL
3. Mentalitas Juara Manchester City 'Bukan Kaleng-Kaleng'
4. Antonio Conte Inginkan Romelu Lukaku Di Inter Milan
5. Mo Salah Hingga Egy: Titisan Leo Messi Dari Berbagai Negara
Selengkapnya:
Daftar Artikel Terlaris Goal Indonesia

 

Liga 1 2019 - Footer Banner

Tutup