Lompat Ke:
- Live Streaming Argentina vs Brasil
- Kapan Pertandingan Argentina vs Brasil?
- Prediksi Skuad
- Preview
- Prediksi
Pertarungan antara Argentina dan Brasil adalah laga yang sarat akan sejarah dan makna baik di kancah Amerika Selatan maupun dunia. Sungguh puitis karena kali ini kedua negara akan menjalani laga bertajuk Superclasico ini di final Copa America 2021.
Pertandingan akan digelar di Maracana Stadium, Rio de Janeiro pada hari Minggu (12/7) pukul 07:00 pagi
Kedua negara dinilai memiliki kekuatan yang setara, namun Selecao selaku tuan rumah bisa mendapatkan keuntungan lebih.
Meski berstatus juara bertahan, Tim Samba masih memiliki motivasi untuk memberikan Neymar Copa America pertamanya karena saat itu ia harus absen dari skuad lantaran cedera.
Di sisi lain, Lionel Messi cs berhasrat untuk mengakhiri paceklik gelar La Albiceleste yang telah berlangsung selama 28 tahun.
Messi dan Argentina kalah dalam dua final Copa America berturut-turut pada tahun 2015 dan 2016, mereka juga gagal melaju ke final setelah dikalahkan Brasil di semi-final edisi 2019. Jika gagal lagi, La Pulga akan berusia 37 tahun saat edisi selanjutnya digelar (2024) dan belum tentu masih bermain bagi tim nasional.
Kenyarisan beruntun dan batas waktu dirasa bisa menjadi dorongan ekstra demi Messi meraih trofi internasional pertamanya.
Live Streaming Argentina vs Brasil
Pertandingan final Copa America 2021 ini akan digelar di Stadion Maracana, Brasil Minggu (11/7) WIB, pukul 07:00. Pertandingan ini akan disiarkan di Indosiar dan layanan streaming Vidio.
Simak jadwal TV selengkapnya di sini.
| Stasiun TV | Indosiar |
| LIVE streaming | Vidio |
Kapan Pertandingan Argentina vs Brasil?
| Pertandingan | Argentina vs Brasil |
| Tanggal | Minggu, 11 Juli 2021 |
| Kick-off | 07:00 WIB |
| Stadion | Maracana, Rio de Janeiro |
Prediksi Skuad Argentina
Lionel Messi tentu akan kembali memimpin negaranya setelah melakoni turnamen dengan cemerlang: empat gol dan lima assist dalam enam penampilan. Ia akan berharap bisa meraih gelar Copa America ke-15 bagi negaranya.
La Pulga akan berbagi beban serangan bersama Lautaro Martinez yang menorehkan namanya di papan skor dalam tiga laga terakhir.
Striker baru Barcelona Sergio Aguero diprediksi akan menjadi pelapis setelah tak mampu menggeser Martinez yang sedang panas-panasnya. Sementara Nicolas Gonzalez, Alejandro Gomez dan Angel Di Maria akan berebut posisi di sayap kiri.
Trio gelandang Rodrigo De Paul, Leandro Paredes, dan Giovani Lo Celso cukup konsisten sepanjang turnamen dan bisa kembali dipercaya.
Eks kiper Arsenal Emiliano Martinez baru saja mempertontonkan penampilan heroik di semi-final versus Kolombia dengan menepis tiga tendangan dalam adu penalti, sehingga akan mempertahankan posisinya.
| Posisi | Perkiraan susunan tim inti Argentina (4-3-3) |
| Kiper | E. Martinez |
| Bek | Molina, Pezzella, Otamendi, Tagliafico |
| Bek | De Paul, Paredes, Lo Celso |
| Striker | Messi, L Martinez, Gomez |
Prediksi Skuad Brasil
Pasukan Tite harus tanpa Gabriel Jesus karena larangan bermain striker Manchester City itu diperpanjang selama satu pertandingan oleh CONMEBOL. Ia dikartu merah pada perempat-final kontra Chile karena tindakan berbahaya.
Richarlison diprediksi akan menjadi ujung tombak Selecao seperti saat di semi-final dengan Neymar menjadi tumpuan serangan di sayap kiri.
Kehilangan Jesus mungkin tak buruk-buruk amat karena Lucas Paqueta tengah membara setelah mencetak gol pemenang dalam dua babak gugur berturut-turut demi mengantarkan Brasil ke final.
Duet Marquinhos dan Thiago Silva yang pernah jadi pilar kesuksesan Paris Saint-Germain akan kembali diandalkan.
Sementara itu Ederson akan kembali dipercaya di bawah mistar gawang alih-alih kiper Liverpool Alisson Becker seperti yang telah terjadi di sepanjang Copa America 2021.
| Posisi | Perkiraan susunan tim inti Brasil (4-2-3-1) |
| Kiper | Ederson |
| Bek | Danilo, Marquinhos, Silva, Sandro |
| Bek | Fred, Casemiro Everton, Paqueta, Neymar |
| Striker | Richarlison |
Preview
Secara keseluruhan, kedua tim memiliki sejarah pertemuan yang relatif setara, dan laga final nanti juga bisa berlangsung dengan sengit.
Laga esok Minggu akan menjadi pertarungan ke-108 antara kedua negara, Brasil unggul dengan mengoleksi 43 kemenangan sementara Argentina berhasil mengatasi musuh bebuyutannya 39 kali.
Meski begitu, Tim Tango memiliki kemenangan kompetitif lebih banyak dengan 19 kali menang dari 49 pertandingan, termasuk 15 kali di Copa America dibanding Brasil yang hanya memiliki 10 kemenangan atas rivalnya.
Keseimbangan itu juga tercermin dari materi pemain yang mereka miliki generasi ini.
Boleh dibilang, Argentina dan Brasil zaman sekarang bukanlah formasi terbaik yang pernah dikenal. Masing-masing kini hanya memiliki satu pemain kelas dunia saja dalam diri Messi dan Neymar.
Selain itu, baik Selecao maupun La Albiceleste memiliki kekuatan dan kelemahan masing-masing yang seolah saling mengisi.
Lini pertahanan Brasil sungguh bandel setelah hanya kemasukan dua gol sepanjang turnamen. Duet Marquinhos dan Silva ditemani dengan proteksi dari Casemiro juga Fred membuat anak asuh Tite menjelma menjadi tim yang sulit dibongkar. Sayang mereka hanya mengandalkan Neymar sebagai nama besar di divisi serang.
Di sudut satunya, daya ledak Argentina lebih mentereng dengan kehadiran Martinez, Messi, Aguero, hingga Di Maria. Tetapi pertahanan mereka dianggap rapuh, Lionel Scaloni pun harus berulang kali mengutak-atik racikan empat beknya demi menemukan penampil terbaik.
Oleh karena tipisnya perbedaan yang memisahkan Argentina dan Brasil, tak perlu kaget jika laga berlangsung hingga babak tambahan bahkan adu penalti.
Selecao mesti memanfaatkan keuntungan sebagai tuan rumah demi meraih gelar Copa America ke-10 sedangkan Messi dkk harus berjuang keras untuk mengakhiri puasa gelar berkepanjangan.


