Presiden Getafe Angel Torres mengklaim klubnya hampir saja mendatangkan superstar Barcelona Lionel Messi dengan status pinjaman serta memiliki perjanjian lisan untuk menunjuk Pep Guardiola sebagai manajer.
Torres diketahui punya hubungan dekat dengan mantan presiden Barca Joan Laporta dan waktu itu berharap bisa memikat dua nama besar tersebut ke klubnya.
Messi sendiri baru berusia 17 ketika dia pertama kali masuk ke tim utama Barca pada 2004, dengan Torres mengungkapkan dia ingin pemain Argentina itu untuk mendapatkan beberapa pengalaman di tim senior bersama timnya yang berbasis di Madrid.
"Di tahun pertama atau kedua Messi [di tim utama], kami hampir saja membawanya ke Getafe dengan status pinjaman," kata Torres kepada Marca.
"Pada akhirnya, [manajer Barca waktu itu Frank] Rijkaard tidak setuju dan keinginan kami tidak diindahkan.”
Terlepas dari kekecewaan itu, Torres kembali mendekati Barca pada musim panas 2008, kali ini untuk Guardiola.
Torres mengidentifikasi manajer Manchester City itu sebagai calon pengganti Michael Laudrup, yang diperkirakan akan menggantikan Rijkaard di Camp Nou pada waktu itu.
"Suatu hari, [direktur olahraga Barcelona] Txiki [Begiristain] menghadiri undian Eropa di Swiss dan gagasannya adalah bahwa Laudrup akan pergi ke Barcelona dan kami akan mendapatkan Guardiola sebagai pengganti karena, di awal-awal, Laporta tidak yakin dengan Pep sama sekali,” kata Torres.
Terlepas spekulasi itu, kepindahan Laudrup ke Camp Nou tidak pernah terwujud dan Guardiola lah yang akhirnya mengambil pekerjaan sebagai pelatih utama dan sekali lagi Getafe harus gigit jari.




