Presiden Brescia Massimo Cellino mengingatkan bahwa timnya takkan ambil bagian untuk melanjutkan kompetisi Serie A, sekalipun nanti ada ancaman pengurangan poin.
Pernyataan Cellino ini bertentangan dengan niat presiden Lazio Claudio Lotito, yang justru menginginkan musim 2019/20 untuk dituntaskan.
Adapun kompetisi sepakbola tertinggi di Italia sudah ditangguhkan sejak bulan lalu akibat pandemi virus corona dan negara tersebut sampai saat ini masih berstatus lockdown hingga 3 Mei mendatang.
Ketika status lockdown diakhiri, klub-klub Serie A berencana kembali menggelar latihan pada 4 Mei sebelum melanjutkan liga yang tertunda pada 31 Mei, namun Cellino tegas menekankan posisinya saat ini.
“Saya tekankan bahwa jika pertandingannya digelar kembali, saya takkan membiarkan tim saya bertanding,” kata Cellino kepada Giornale di Brescia.
“Ini bukan provokasi diam-diam. Mereka boleh mengurangi poin jika mau, saya akan bertanggung jawab penuh soal itu.”
Wilayah Brescia dan Bergamo merupakan salah satu yang terdampak virus corona di Italia, dan Cellino tidak ingin ada kekacauan lebih lanjut yang timbul.
“Saya melihat terlalu banyak egoisme dan melihat banyak orang mencoba untuk memanfaatkan situasi ini. Lotito ingin kembali bertanding? Saya hanya mendengarkan orang-orang yang pantas untuk didengarkan. Saya tidak tahu apakah Lotito mewakili Lazio, [saya] melihatnya hanya sebagai presiden atas direksi mereka,” lanjut Cellino.
“Sebagaimana untuk FIGC dan Gabriele Gravina, mereka harusnya lebih fokus untuk mengecek situasi finansial dari klub-klub yang ada dan mengurangi jumlah penampilan di televisi.
“Seriusnya, biarkan mereka berjalan mengitari Brescia dan melihat apa yang terjadi di sini. Saya tidak mencari keuntungan, atau saya takut degradasi, karena saya tahu klub ini takkan bangkrut dan kita akan kembali meraih posisi kami di Serie A.”
