Liga Inggris akan mewajibkan pergantian pemain yang mengalami cedera kepala per Januari 2021.
Uji coba aturan baru pergantian pemain tersebut berlaku hingga 31 Desember 2021, dengan perpanjangan berlaku untuk turnamen internasional hingga 31 Juli 2022.
Badan pembuat undang-undang sepak bola di IFAB mengumumkan bahwa uji coba aturan baru yang direncanakan telah disetujui setelah hampir satu tahun melalukan konsultasi terinci dengan pemangku kepentingan terkait, yakni: ahli gegar otak medis, dokter tim, perwakilan pemain, pelatih, penyelenggara kompetisi, wasit dan ahli Hukum Pertandingan.
Di bawah prosedur yang diusulkan, pemain yang dipastikan atau diduga mengalami gegar otak diwajibkan untuk ditarik keluar dengan kuota khusus, tanpa mengurangi jatah pergantian pemain normal.
Federasi Sepak Bola Inggris (FA) mengonfirmasi bahwa pergantian pemain dengan cedera kepala akan diujicobakan melalui Twitter, Rabu (16/12).
“Pada tahap awal [aturan baru ini] akan dicoba pada Piala FA, Liga Super Wanita, Piala FA Wanita dan Championship Wanita,” begitu bunyi pernyataan resmi FA.
Belum lama ini, striker Wolverhampton, Raul Jimenez, dinyatakan mengalami cedera retak tulang tengkorak pasca-berbenturan kepala dengan bek Arsenal, David Luiz.
Insiden terjadi pada menit kelima saat Arsenal menjamu Wolves pada pekan kesepuluh Liga Primer Inggris di Stadion Emirates, akhir November lalu.
Pertandingan sempat lama terhenti, Jimenez terkapar dan langsung dilarikan ke rumah sakit.
Sedangkan Luiz yang mengalami pendarahaan di kepala, tetap dipaksakan melanjutkan permainan hingga interval laga. Ini yang menjadi kontroversi.




