Pelatih kepala Al Ahli asal Belanda, Marino Pusic, menanggapi kritik yang menerpanya dalam beberapa waktu terakhir, yang terus berlanjut setelah hasil buruk terbarunya di Liga Champions Asia Elite.
Al Ahli bermain imbang 1-1 melawan Pakhtakor asal Uzbekistan, dalam pertandingan yang mempertemukan kedua tim, Senin malam, di Stadion Al Inma di Jeddah, pada laga pertama fase liga turnamen Asia tersebut.
Meski Al Ahli nyaris menelan kekalahan dan mencetak gol penyama kedudukan pada masa injury time, pelatih asal Belanda itu menegaskan bahwa timnya selalu tampil lebih baik, dalam pernyataan di konferensi pers usai pertandingan, sebagaimana diberitakan surat kabar Saudi "Asharq Al-Awsat".
Pusic mengatakan terkait hal ini: "Apa yang bisa saya katakan soal pertandingan ini? Pertandingan berjalan satu arah, kami menciptakan banyak peluang, dan yang kurang hanyalah menuntaskannya menjadi gol."
Anda dapat membahas topik dan berita ini secara lebih mendalam di forum Kooora
Ia menambahkan: "Kami melepaskan lebih dari 20 tembakan, tetapi kami gagal mencetak gol. Tim saya layak mendapat pujian, terutama setelah saya mengistirahatkan banyak pemain."
Ia menutup: "Saya tegaskan kembali bahwa di setiap pertandingan kami adalah pihak yang lebih baik, dan menguasai seluruh jalannya laga. Saya bangga dengan para pemain dan penampilan yang ditunjukkan. Kami akan memikirkan agenda-agenda mendatang dan menutup pertandingan ini pada akhirnya."
Hal ini ditegaskan pula oleh Firas Al-Buraikan, penyerang Al Ahli, yang mengatakan: "Ini adalah pertandingan satu arah, dan ini bukan tim kami. Kami sedang bersiap menghadapi laga Sundowns, dan seperti yang disebutkan pelatih, kami telah memberikan segalanya hari ini, tetapi kami kurang beruntung, dan kami akan kembali lebih kuat, insya Allah."
Perlu disebutkan bahwa Al Ahli tengah bersiap menghadapi Mamelodi Sundowns asal Afrika Selatan, Sabtu mendatang, memperebutkan gelar Piala Afrika, Asia, dan Pasifik.




