Hanya beberapa menit lagi, pertandingan yang sangat dinantikan antara Prancis dan Spanyol akan dimulai di Stadion Dallas, dalam babak semifinal Piala Dunia 2026.
Prancis berupaya meraih kemenangan dan lolos ke final untuk ketiga kalinya berturut-turut, setelah menjuarai turnamen pada edisi 2018 dan kalah di final edisi 2022 melawan Argentina melalui adu penalti.
Sementara itu, Spanyol berharap bisa kembali ke final untuk pertama kalinya, sejak meraih gelar satu-satunya mereka di turnamen ini pada edisi 2010 di Afrika Selatan.
Didier Deschamps, pelatih Prancis, akan mencatatkan sejarah hari ini saat ia bersiap untuk menjalani pertandingan ke-26 di Piala Dunia, sehingga menjadi pelatih dengan jumlah pertandingan terbanyak dalam sejarah Piala Dunia, melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh Helmut Schön sebanyak 25 pertandingan.
Angka-angka luar biasa ini tidak hanya terbatas pada timnas Prancis saja, tetapi Spanyol juga turut mencatatkannya melalui bintang mudanya, Lamine Yamal.
Penampilan Yamal hari ini, pada usia 19 tahun dan satu hari, akan menjadikannya pemain termuda ketiga yang tampil di semifinal Piala Dunia sepanjang sejarah, di belakang legenda sepak bola Brasil Pelé (17 tahun dan 8 bulan) serta Giuseppe Bergomi (18 tahun dan 6 bulan).
Perlu dicatat bahwa pemenang dari pertandingan hari ini akan menunggu di final pemenang dari semifinal lainnya, yang akan mempertemukan Argentina dan Inggris besok, Rabu.

