Federasi Sepakbola Eropa mengumumkan penunjukan wasit asal Inggris, Michael Oliver, untuk memimpin laga yang dinanti antara Paris Saint-Germain dan Barcelona, yang dijadwalkan berlangsung Selasa malam di Stadion Parc des Princes, dalam rangkaian pertandingan matchday ketiga fase liga Liga Champions Eropa. Keputusan itu mengembalikan ingatan pada rekam jejak kedua tim bersama wasit Inggris tersebut, yang condong menguntungkan klub Prancis.
Jaringan "RMC Sport" Prancis menyebutkan bahwa Oliver akan memimpin laga puncak Eropa tersebut, yang datang pada momen ketika kedua tim sedang berada dalam kondisi teknis yang istimewa. Barcelona memasuki pertandingan ini setelah mengalahkan Real Betis dengan skor 5-2 di Liga Spanyol, meraih kemenangan ke-11 secara beruntun di berbagai kompetisi.
Di sisi lain, Paris Saint-Germain menjalani laga ini setelah meraih enam kemenangan berturut-turut, yang terakhir adalah kemenangan atas Strasbourg dengan skor 3-1, setelah sebelumnya mengungguli Manchester City dengan skor 4-2 di Liga Champions Eropa.
Rekam jejak Oliver memicu kekhawatiran di Barcelona
Rekam jejak kedua tim bersama wasit Inggris itu mengandung ironi yang mencolok, sebab Michael Oliver telah memimpin lima pertandingan Barcelona dan enam pertandingan Paris Saint-Germain sepanjang kariernya.
Menurut laporan jaringan Prancis tersebut, tim ibu kota Prancis meraih 4 kemenangan, satu hasil seri, dan menelan satu kekalahan dalam pertandingan-pertandingan yang dipimpin Oliver, sementara Barcelona hanya meraih satu kemenangan, berbanding dua hasil seri dan dua kekalahan.
Angka-angka ini memberi Paris Saint-Germain keunggulan historis dalam berurusan dengan wasit Inggris tersebut, namun hal itu tidak berarti skenario yang sama akan terulang pada laga mendatang.
Memori terbaru kemenangan Paris atas Barcelona
Oliver sebelumnya pernah memimpin pertemuan kedua tim pada 1 Oktober 2025, ketika Paris Saint-Germain menang dengan skor 2-1 di stadion Barcelona.
Tim Katalan unggul lebih dulu pada laga tersebut melalui Ferran Torres, sebelum Senny Mayulu dan Goncalo Ramos membalikkan hasil untuk keunggulan tim Prancis.
Oliver juga baru-baru ini memimpin laga Real Madrid dan Inter Milan pada 8 September, di samping pertandingan Olympiakos dan Marseille di Liga Europa, yang berakhir dengan kemenangan tim Yunani dengan satu gol tanpa balas.
Di antara rekam jejak positif Paris Saint-Germain dan hasil-hasil yang kurang meyakinkan bagi Barcelona bersama wasit Inggris itu, semua mata tertuju pada laga puncak hari Selasa untuk mengetahui apakah angka-angka tersebut akan terus memberikan keunggulan moral bagi tim Prancis, atau Barcelona mampu mengubah gambaran ini.



