OLEH DONNY AFRONI & PANDU PERSADA
Pelatih Persib Bandung Djadjang Nurdjaman berharap uji coba melawan Bali United, Sabtu (8/4), di Stadion Gelora Bandung Lautan Api berlangsung sengit dan ketat layaknya bertarung di Liga 1 2017.
Selepas turnamen pramusim Piala Presiden 2017, Persib belum menghadapi tim sesama Liga 1. Sebelumnya, mereka meladeni sejumlah tim yang berada di bawah mereka, seperti PSMS Medan, Persika Karawang, maupun tim lokal.
SIMAK JUGA: Djanur Maklumi Duo 'Marquee Player' Belum Maksimal
“Saya berharap tensi pertandingan tinggi dan sengit, karena ini menjadi bekal menghadapi kompetisi mendatang supaya tujuan uji coba ini bisa kami dapatkan,” ujar Djanur, sapaan Djadjang.
“Ini juga menjadi gambaran persiapan dan kesiapan kami menghadapi kompetisi, karena itu harus dimanfaatkan dengan baik. Setelah lawan Bali United, kami tidak ada uji coba lagi.”
SIMAK JUGA: Pemain Muda Persib Mengkhawatirkan
Di lain sisi, Djanur merasa senang dengan performa Supardi Nasir ketika menggasak Persika. Di laga itu, Supardi ditempatkan sebagai bek kiri.
“Semua crossing datang dari kiri. Artinya Supardi bisa dipasang di kiri atau kanan. Itu bukan cari alternatif, tapi saya mencoba apakah akan memasang Tony atau Supardi di kiri,” ungkapnya
SIMAK JUGA: Tony Tak Terbebani Persib Disebut 'Los Galacticos'
Sementara Supardi cukup menikmati peran yang tersebut. Menjadi bek kiri bukan hal baru bagi pemain berusia 33 tahun ini. Supardi hanya perlu waktu untuk mengubah cara pandang, dan gaya permainan.
“Saya menikmati posisi baru ini. Ketika dikasih kepercayaan oleh pelatih, enggak mungkin saya enggak kasih 100 persen. Pada dasarnya sama saja, jadi enggak terlalu sulit, karena saat di timnas saya jarang di kanan,” imbuh Supardi. (gk-68)





