Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
Stadion Marora - Markas Perseru Serui TSC 2016 Pekan KeempatGelora Trisula Semesta

Perseru Serui Minta Klub Liga 1 Lebih Bijak


LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANGIkuti di twitter


Ketua panitia pelaksana (panpel) pertandingan Perseru Serui Charles Gomar meminta tim Liga 1 bersikap lebih bijaksana dalam menyikapi kondisi Kuda Laut Jingga saat melakoni laga kandang sepanjang bulan puasa.

Perseru mendapat sorotan ketika melakoni laga kandang melawan Barito Putera di Stadion Gajayana, Malang. Bahkan pelatih PSM Makassar Robert Rene Alberts menilai PSSI tidak bisa menjaga komitmen yang membiarkan Perseru bermain di luar Serui untuk menjamu tamunya.

“Kami kembalikan semuanya kepada regulasi yang sudah kami terima tentang syarat Stadion. Kami lolos verifikasi dengan syarat, yaitu lampu yang harus diselesaikan hingga 27 Mei mendatang. Sebenarnya sama seperti PSM,” terang Charles.

“Kami tidak mengalami masalah pemasangan. Hanya saja, lampu tersebut masih sulit kami dapatkan sebelumnya. Harusnya tim lain bijaksana bisa memberikan kesempatan kepada kami untuk berkompetisi. Perseru dipandang sebagai kandang yang jauh, tapi sebenarnya apa yang kami lakukan saat away lebih jauh, dan paling mahal.”

Charles menambahkan, saat ini kontruksi tiang pacang lampu sudah ada. Namun lampu jeni LED yang sudah dipesan belum datang. Charles optimistis lampu bisa dipasang dengan cepat, dan tidak perlu menunggu waktu.

“Dari kemarin sudah dipasang. Sebenarnya konstruksi sudah disiapkan dari dulu, lampu hologen diganti dengan LED supaya lebih terang. Kemudian pengaturan sasaran kami perbaiki, kami yakin kontruksi itu mampu menampung beberapa lampu yang mungkin bisa mencapai 1.000 lux. Saat ini kami masih 200 lux saja,” urainya

“Kami bukannya tidak usaha, kami kini berusaha penuh untuk mati-matian bermain di Marora. Jika ingin bertahan di Liga 1, kami harus bermain di sana untuk laga kandang. Sebenarnya kami di Gajayana juga senang, karena lebih murah, tapi auranya berbeda.”

“Kami bersyukur di Kabupaten Kepulauan Yapen adalah Provinisi Papua yang paling aman, karena penduduknya 120 ribu saja, sehingga kami tidak mengalami masalah izin pertandingan di malam hari.” (gk-48)

LIMA ARTIKEL TOP PEKAN INI I
1.Komdis PSSI Hukum Maskot Persebaya Surabaya
2.Indra Sjafri: Jangan Sampai Timnas U-19 Jadi Kelinci
3.Tiga Klub Besar Siap Tebus Harga Mohamed Salah
4.Parma Kembali Ramaikan Serie A Italia
5.Juventus & Barisan Tim Juara Liga Tujuh Musim Beruntun

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google