Sebuah keputusan wasit memicu kemarahan pemain Brasil, Vinícius Júnior, dalam pertandingan timnas negaranya melawan Skotlandia, dini hari Kamis ini, pada putaran ketiga babak penyisihan grup.
Brasil menang 3-0 berkat dua gol yang dicetak Vinícius Júnior pada menit ke-7 dan 45+3, sementara gol ketiga dicetak oleh Matheus Cunha, sehingga tim Samba memuncaki grup dengan raihan 7 poin, unggul selisih gol atas Maroko yang memiliki jumlah poin yang sama.
Setelah mencetak gol pertama, Vinícius mencoba mencetak gol lagi, yang berhasil ia lakukan di tengah sorak-sorai meriah, namun wasit menganulirnya sehingga pemain Brasil itu pun meluapkan kemarahannya.
Insiden tersebut terjadi pada menit ke-22 pertandingan ketika gol pemain Brasil itu dianulir atas keputusan wasit asal Meksiko, César Ramos.
Menurut surat kabar “AS”, pemain Brasil itu berkata kepada wasit setelah keputusan diumumkan: “Ini memalukan.” Vinícius tidak puas, dan segera terlibat dalam pertengkaran sengit dengan wasit.
Serangan tersebut bermula dari kesalahan Skotlandia di setengah lapangan mereka sendiri. Vinícius memanfaatkan kekacauan di lini pertahanan lawan, lalu bergerak ke depan, melewati kaki Hendry, yang memungkinkannya melakukan dribel menuju kotak penalti, dan peluang tersebut diakhiri dengan tendangan datar keras yang menggetarkan jaring gawang.
Awalnya, gol tersebut disahkan tanpa ada keberatan, namun wasit asal Meksiko itu meninjau ulang tayangan ulang, dan menyimpulkan bahwa Vinícius telah menyentuh kaki bek Skotlandia, sehingga membatalkan gol yang dicetak oleh timnas Brasil.
