Persebaya Surabaya telah memastikan terhindar dari degradasi alias bertahan di Liga 1 musim depan. Itu setelah mereka berhasil menang telak atas Bhayangkara FC, skor 4-0, pada pekan ke-31 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (8/12).
Dengan demikian, Persebaya menjadi tim kesembilan yang dipastikan tetap bertahan di kompetisi kasta tertinggi Indonesia tersebut. Sebelumnya, ada Bali United, Persipura Jayapura, Borneo FC, Bhayangkara FC, Madura United, Arema FC, PSM Makassar, dan PSS Sleman.
Jumlah poin kesembilan klub itu sudah tidak bisa dikejar lagi oleh Perseru Badak Lampung FC, yang hanya bisa meraih poin maksimal 42. Mengingat, Badak Lampung hanya menyisakan tiga laga lagi.
Di samping itu, kemenangan atas Bhayangkara juga membuat tim Bajul Ijo menembus lima besar. Mereka kini mengoleksi 45 poin dari 31 laga yang telah dijalani.
Tak ayal, hasil ini membuat pelatih Persebaya, Aji Santoso, semringah. Dia pun mengungkapkan dua faktor kunci kemenangan timnya atas Bhayangkara.
Pertama, lantaran tim pelatih sudah menganalisis secara mendalam mengenai pemain kunci, kelebihan, serta kelemahan dari The Guardians.
"Kedua, pemain sangat disiplin dalam menjalankan tugas, mereka fight dan begitu enjoy main bola. Itu jelas sekali dari proses golnya juga banyak dari bola-bola kombinasi," jelas Aji.
Hal senada juga dituturkan bek tengah Persebaya, Mockhamad Syaifuddin. Dia mengungkapkan, para pemain Persebaya selalu diingatkan Aji untuk bermain seperti ciri khas arek-arek Suroboyo.
"Yaitu main umpan pendek, kombinasi, dan kami jarang melakukan umpan jauh," ucap Syaifuddin.





